kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Sempat Disinggung Mahfud MD, Seperti Apa Risiko Negara Tanpa DPR?


Sabtu, 30 Agustus 2025 / 04:13 WIB
Sempat Disinggung Mahfud MD, Seperti Apa Risiko Negara Tanpa DPR?
ILUSTRASI. Barisan sebagian mahasiswa bersama elemen pemgemudi ojek daring berorasi di depan gedung DPR Jakarta, Jumat (29/8/2025). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Bukan tuntutan bubar tetapi kritik 

Selanjutnya, Nur menilai bahwa munculnya usulan pembubaran DPR disebabkan oleh perilaku dan sepak terjang anggota dewan yang berbanding terbalik dengan keinginan rakyat pada umumnya. 

"Mereka jengkel dengan perilakunya. Itu bagian dari kritik yang harus diterima secara legowo," tutur Nur. 

"Tapi sayang sekali respons-respons elite politik yang berbasis di DPR RI malah kurang berkualitas dan menunjukkan karakter mereka," lanjut dia. 

Nur menilai bahwa sebagian dari anggota dewan memang tidak memiliki visi negarawan, padahal seharusnya, kritikan masyarakat bisa digunakan sebagai sarana introspeksi. Sebab, agenda DPR memang tidak selalu berbanding lurus dengan keadaan negara yang diperjuangkan. 

"Kalau mereka produktif misalnya membahas UU perampasan aset, pasti akan didukung rakyat," ujar Nur. 

Tonton: Demo Besar Dipicu Joget Ria DPR di Tengah Derita Rakyat

"(Usulan pembubaran DPR adalah) cara mengkritik yang sangat jelas. Karena anggota dewan tidak menangkap secara esensial, masyarakat menjadi emosional. Tapi sayangnya pemangku kepentingan di DPR RI lebih emosional," pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disinggung Mahfud MD, Apa Risiko Negara Tanpa DPR?"

Selanjutnya: 5 Peringatan Penting 30 Agustus: Ada Hari Korban Penghilangan Paksa Internasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×