Gubernur BI, Destry Damayanti menanggapi pernyataan Hashim soal rupiah berpotensi ke Rp 22.000 per USD.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, dana yang dihimpun tersebut terdiri dari US$ 10 miliar melalui transaksi swap dan US$ 2 miliar DNDF.