Depresiasi rupiah yang masih bertahan di atas Rp 18.000/dolar AS berdampak ganda bagi APBN. Ekonom sebut pemerintah perlu evaluasi asumsi makro
Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak akan mengeluarkan Keppres untuk mundurnya Febrie Andriansyah. Mensesneg ungkap alasannya