kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kinerja Penjualan Eceran Januari 2026 Diramal Turun Secara Bulanan


Selasa, 10 Februari 2026 / 11:09 WIB
Kinerja Penjualan Eceran Januari 2026 Diramal Turun Secara Bulanan
ILUSTRASI. Kinerja Penjualan Eceran Meningkat pada Oktober 2023 (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, kinerja penjualan eceran pada Januari 2026 meningkat secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan, pada Januari 2026, Indeks Penjualan Riil (IPR) diperkirakan tercatat sebesar 228,3, lebih rendah dari Desember 2025 yang mencapai 229,8, sejalan dengan pola musimannya.

Berdasarkan kelompok, penurunan indeks bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dari sebelumnya 323,9 pada Desember 2025 menjadi 320,6 pada Januari 2026.

Baca Juga: Bakal Ada Surat Edaran, Kepala Daerah Wajib Gelar Bersih-Bersih Tiap Selasa dan Jumat

Secara tahunan, kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat secara tahunan tercermin dari IPR Januari 2026 yang diproyeksi tumbuh sebesar 7,9% year on year (yoy), atau naik dari periode sebelumnya sebbesar 3,5% yoy.

“Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan kelompok barang budaya dan rekreasi 15,5% yoy,  perlengkapan rumah tangga lainnya 3,2% yoy, bahan bakar kendaraan dan bermotor 0,2% yoy, dan sub kelompok sandang 8% yoy,” tutur Denny dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

Sementara itu, secara bulanan, penjualan eceran pada Januari 2026 diprediksi terkontraksi sebesar 0,6% month to month (mtm), setelah bulan sebelumnya tumbuh 3,1% mtm, sejalan dengan normalisasi konsumsi masyarakat setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Terkontraksinya penjualan eceran secara bulanan ini, disebabkan oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang terkontraksi sebesar 1% mtm, seiring dengan bebrakhirnya HKBN Natal dan Tahun Baru.

Adapun sebagian besar kelompok lainnya masih tetap tumbuh dan berada di zona ekspansi diantaranya kelompok peralatan informasi dan komunikasi serta barang budaya dan rekreasi yang keduanya tercatat sebesar 2,8% mtm, perlengkapan rumah tangga lainnya 1,8% mtn, serta sub kelompok dandang 1,3% mtm.

Lebih lanjut, pada Januari 2026, IPR beberapa kota cakupan mencatatkan penurunan, terdalam di Manado yang turun 29,2 poin dari periode sebelumnya 228,7 menjadi 199,5 di Januari 2026.

Baca Juga: Badan Otorita Sebut Giant Sea Wall Bakal Diprioritaskan di Jakarta dan Semarang

Kota lain dengan nilai indeks yang tercatat menurun pada Januari 2026 diantaranya, Surabaya, Makasar, dan Medan masing-masing sebesar 483,5, 215,5 dan 337,2.

Sedangkan untuk pertumbuhan tahunannya, peningkatan utama diperkirakan terjadi di Manado, Bandung, dan Jakarta dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 9,2% yoy, 6,9% yoy, dan 0,1% yoy, terakselerasi dari sebelumnya tercatat berada di zona kontraksi pada Desember 2025 masing-masing sebesar 4,4% yoy, 6,6% yoy, dan 7,3% yoy,.

Kemudian, secara bulanan, sebagian kota cakupan survei diperkirakan terkontraksi, dengan nilai terdalam pada Manado 12,8% mtm, diikuti Jakarta dan Makassar 2,3% mtm, dan Medan 0,6% mtm.

Lebih lanjut, dari sisi harga, tekanan inflasi tiga dan enam bulan yang akan datang, yaitu Maret dan Juni 2026, diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Maret dan Juni 2026 yang tercatat masing-masing sebesar 175,7 dan 156,3, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada periode sebelumnya sebesar 168,6 dan 154,5.

“Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi kenaikan harga pada periode HBKN Idulfitri 1447 H,” ungkapnya.

Selanjutnya: OJK Cabut Izin Usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Menarik Dibaca: Kesempatan Terakhir! Promo PHD & Pizza Hut World Pizza Day Paket Hemat Rame-Rame

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×