kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Indonesia Stop Impor Beras, Setoran Bea Masuk Turun 5,8% di Kuartal I 2025


Rabu, 30 April 2025 / 20:14 WIB
Indonesia Stop Impor Beras, Setoran Bea Masuk Turun 5,8% di Kuartal I 2025
ILUSTRASI. Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan bahwa kebijakan pemerintah yang tidak lagi melakukan impor beras berdampak kepada penerimaan bea masuk.KONTAN/Cheppy A. Muchlis/04/11/2024


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan bahwa kebijakan pemerintah yang tidak lagi melakukan impor beras berdampak kepada penerimaan bea masuk.

Menurutnya penerimaan bea masuk hingga akhir Maret 2025 hanya mencapai Rp 11,3 triliun atau 21,4% terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Realisasi penerimaan bea masuk ini mengalami penurunan 5,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Menakar Dampak Penurunan Tarif Bea Masuk, PPh dan PPN Impor Terhadap APBN

"Penerimaan bea masuk turun 5,8% alasannya si positif. Karena apa? karena kita tidak lagi melakukan impor beras. Tahun lalu Indonesia melakukan impor beras dan bea masuknya cukup signifikan," ujar Anggito dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (30/4).

Dalam paparannya, penurunan bea masuk ini juga berasal dari komoditas seperti gula dan kendaraan bermotor, serta peningkatan utilisasi FTA yakni dari tahun 2024 sebesar 33,93% menjadi sebesar 36,40% pada tahun 2025.

Baca Juga: Mendag Tegaskan Tak Ada Impor Beras Konsumsi di Tahun 2025

Hal ini membuat tarif efektif turun menjadi 1,29% pada tahun 2025, dibandingkan tahun 2024 sebesar 1,39%.

"Meskipun tadi kami sampaikan nilai impornya naik khususnya untuk barang modal dan bahan baku," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×