kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.066   6,00   0,03%
  • IDX 5.402   74,01   1,39%
  • KOMPAS100 698   11,42   1,66%
  • LQ45 543   7,74   1,44%
  • ISSI 185   3,62   1,99%
  • IDX30 305   3,90   1,30%
  • IDXHIDIV20 397   3,72   0,95%
  • IDX80 80   1,33   1,68%
  • IDXV30 111   1,20   1,10%
  • IDXQ30 101   1,35   1,36%

Menko Airlangga Pede Nilai Ekonomi Digital Indonesia Capai US$ 130 Miliar pada 2025


Jumat, 24 Mei 2024 / 18:17 WIB
Menko Airlangga Pede Nilai Ekonomi Digital Indonesia Capai US$ 130 Miliar pada 2025
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa ekonomi digital Indonesia yang saat ini mencapai US$ 90 miliar diharapkan bisa meningkat hingga US$ 130 miliar pada tahun 2025.

Hal ini juga selaras dengan potensi peningkatan ekonomi digital di regional ASEAN yang berpenduduk sekitar 600 juta. 

Dengan implementasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA), nilai ekonomi digital di kawasan ASEAN pada 2030 yang semula diperkirakan oleh berbagai lembaga studi mencapai US$ 1 triliun akan meningkat hingga dapat mencapai US$ 2 triliun.

Di sisi lain, Airlangga menyebut, selain isu-isu mengenai keamanan siber dalam penggunaan teknologi digital, ketersediaan infrastruktur digital juga menjadi salah satu isu yang ada dalam meningkatkan ketersediaan jaringan internet.

Baca Juga: Ekonom: Asumsi Rupiah Rp 15.300–Rp 16.000 Per Dolar AS pada 2025 Terlalu Optimistis

"Saya melihat  bahwa masalah cyber security akan selalu menjadi masalah dalam ekonomi digital. Dengan karakteristik sebagai negara kepulauan, Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan fibre optic sebagai solusi penyediaan jaringan internet di seluruh wilayah Indoesia," katanya Airlangga.

Saat ditanyakan mengenai maksud kedatangan sejumlah CEO perusahaan teknologi dunia ke Indonesia, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia telah mengambil langkah strategis dengan menjadikan ekonomi digital sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama berikutnya. 

“Indonesia merupakan rumah bagi 10 unicorn dan 2 decacorn,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×