kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Depdiknas Patok Penyerapan Anggaran Pendidikan 97%


Jumat, 06 Maret 2009 / 07:46 WIB


Reporter: Hans Henricus |

BANDAR LAMPUNG. Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menargetkan penyerapan anggaran pendidikan 2009 sebesar 97% atau sekitar Rp 201 triliun dari total anggaran dalam APBN 2009 sebesar Rp 207 triliun.

Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Soedibyo menjelaskan Depdiknas adalah salah satu instansi Pemerintah yang tingkat penyerapan anggarannya cukup tinggi. "Biasanya tingkat penyerapan anggaran pendidikan antara 94%-97%, tahun lalu sebesar 98% dan untuk tahun ini kami targetkan 97%," ujar Bambang di Bandar Lampung, Kamis (5/3)

Untuk tahun 2009, lanjut Bambang, alokasi anggaran pendidikan itu dipakai untuk gaji guru yaitu sebanyak Rp 105 triliun dipakai yang digelontorkan lewat DAU. "Tahun ini prioritas untuk kesejahteraan guru cukup besar," jelas Bambang.

Sedangkan, sebanyak Rp 9,7 triliun itu rehabilitasi sekolah yang dikucurkan lewat DAK.

Untuk itu, Menteri mengingatkan Pemerintah Daerah tidak perlu menghitung lagi alokasi anggaran pendidikan yang digelontorkan Pemerintah Pusat lewat Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Agar makin kuat peringatan itu, Mendiknas menyurati Menteri Keuangan untuk menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)."Sehingga daerah itu memenuhi anggaran pendidikan 20% secara benar dan memang diperlukan PMK supaya tidak keliru menghitungnya," kata Bambang.

Selain itu, anggaran pendidikan itu dipakai juga dipakai untuk anggaran Depdiknas sebesar Rp 62 triliun, anggaran pendidikan yang diselenggarakan Departemen Agama Rp 24 dan alokasi anggaran pendidikan untuk Kementerian dan Lembaga yang menyelenggarakan lembaga pendidikan sebesar Rp 3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×