kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Trafficking Muncul Akibat Kemiskinan dan Rendahnya Pendidikan


Kamis, 26 Februari 2009 / 17:12 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Pemerintah menyatakan bahwa akar permasalahan perdagangan manusia adalah kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan. Oleh sebab itu, upaya penghapusan perdagangan perempuan dan anak harus sejalan dengan upaya penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan pendidikan dan keterampilan

Hal tersebut dipaparkan oleh Menkokesra Aburizal Bakrie pada rapat koordinasi tentang Trafficking di Kantor Menkokesra, Kamis (26/2). "Selain itu harus ada perluasan kesempatan kerja dan lapangan kerja," ucap Ical

Ical menyatakan, Pemerintah Amerika Serikat dalam laporan tahunannya tentang trafficking menyebutkan bahwa Indonesia telah mengalami kemajuan dalam penghapusan perdagangan manusia selama 6 tahun terakhir. Indonesia juga dinilai konsisten dalam memerangi masalah perdagangan dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×