kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Anggaran Pendidikan di Daerah Tersunat Gaji Guru


Rabu, 21 Januari 2009 / 09:29 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengeluhkan implementasi anggaran pendidikan di tingkat daerah. PGRI menemukan alokasi anggaran pendidikan di daerah malah menjadi di bawah 10% lantaran dikurangi gaji guru.

Padahal gaji guru termasuk dalam bagian anggaran pendidikan 20%. "Ini persoalan serius dan kami sudah minta Presiden menyelesaikannya," jelas Ketua umum PGRI Sulistiyo seusai bertemu Presiden di kantornya, Selasa (20/1).

Mendiknas Bambang Soedibyo mengatakan seharusnya Pemerintah Daerah tidak perlu menghitung lagi alokasi anggaran pendidikan yang digelontorkan Pemerintah Pusat lewat Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK)

Mendiknas menjelaskan, alokasi anggaran pendidikan dalam APBN 2009 sebesar Rp 207 triliun. Dari total 207 triliun itu, sebanyak Rp 105 triliun dipakai untuk gaji guru yang digelontorkan lewat DAU, sebanyak Rp 9,7 triliun itu rehabilitasi sekolah yang dikucurkan lewat DAK.

Selain itu, dana sebanyak itu dipakai juga untuk anggaran Depdiknas sebesar Rp 62 triliun, anggaran pendidikan yang diselenggarakan Departemen Agama Rp 24 dan alokasi anggaran pendidikan untuk Kementerian dan Lembaga yang menyelenggarakan lembaga pendidikan sebesar Rp 3 triliun.

Lantas, untuk menyelesaikan masalah itu Mendiknas mengaku sudah menyurati Menteri Keuangan untuk menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)."Sehingga daerah itu memenuhi anggaran pendidikan 20% secara benar dan memang diperlukan PMK supaya tidak keliru menghitungnya," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×