kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

BPS: Data transaksi e-commerce bisa tekan inflasi


Jumat, 15 Desember 2017 / 20:49 WIB


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengumpulan data pelaku e-commerce yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tak hanya bermanfaat bagi pemerintah dalam susun kebijakan.

Kepala BPS Kecuk Hariyanto mengatakan, pendataan ini punya peran terhadap penurunan harga jual barang. Dan oleh karenanya akan mempengaruhi inflasi.

"Harga yang dijual di e-commerce cenderung lebih murah. Alasannya, pemangkasan biaya produksi untuk sewa tempat dan rantai distribusi semakin pendek," kata Kecuk di acara Sosialisasi Pengumpulan Data e-commerce, Jumat (15/12), di Jakarta.

Harga yang murah ini dapat menekan inflasi. Dan dalam tataran makro dapat berimbas terhadap indikator perekonomian nasional.

Dalam Survei Khusus Konsumsi Rumah Tangga (SKKRT) pada triwulan III 2017 yang dilakukan BPS diketahui 14,32% Rumah Tangga melakukan belanja

"Semakin tinggi golongan pendapatan, semakin tinggi rumah tangga berbelanja online, termasuk konsumsi secara online," sambung Kecuk.

Dari hasil SKKRT penetrasi produk yang dibelanjakan antara lain jam tangan dan tas sebesar 20,54%, alat komunikasi dan aksesorisnya 12,38%, pakaian, alas kaki, dan tutup kepala 7,32%, dan barang rekreasi sebesar 5,74%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×