Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penanganan dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru. Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakil kepala BGN, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung, terlihat berada di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Rabu (3/6).
Pantauan di lokasi menunjukkan Dadan keluar dari Gedung Jampidsus sekitar pukul 17.12 WIB dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Ia tidak memberikan keterangan kepada awak media dan langsung memasuki mobil tahanan yang telah disiapkan.
Dua mantan Wakil Kepala BGN, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung, juga terlihat dibawa petugas penyidik dan menaiki kendaraan tahanan.
Baca Juga: Seluruh Petugas Haji 2027 Akan Masuk Barak, dari Ketua Kloter hingga PPIH Pusat
Perkembangan tersebut terjadi sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di BGN. Sebelumnya, Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BGN bersama dua wakilnya.
Kejaksaan Agung dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Rabu sore untuk menjelaskan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang diduga melibatkan sejumlah pejabat BGN.
Sejak siang hari, sejumlah awak media telah memadati kompleks Kejaksaan Agung untuk menunggu perkembangan kasus tersebut. Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Agung juga terlihat menyiapkan sejumlah perangkat pendukung konferensi pers.
Sebelumnya, Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Muhammad Jefri membenarkan bahwa penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan penggeledahan di kantor BGN.
"Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Jefri. Namun, hingga saat itu Kejaksaan Agung belum mengungkap secara rinci materi penyidikan maupun alasan yang melatarbelakangi penggeledahan tersebut.
Kasus dugaan jual beli titik dapur MBG menjadi sorotan karena menyangkut salah satu program prioritas pemerintah. Dugaan penyimpangan tersebut sebelumnya juga memicu audit internal di lingkungan BGN sebagai bagian dari evaluasi tata kelola program MBG.
Baca Juga: ICW Desak Pemerintah Hentikan Program MBG, Apa Alasannya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













