Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada November 2025 diperkirakan mencapai 1,03 juta ton, meningkat dibandingkan November 2024 yang sebesar 0,98 juta ton.
Kenaikan produksi tersebut sejalan dengan hasil pengamatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) November 2025, yang menunjukkan luas panen jagung pipilan pada November 2025 mencapai 0,16 juta hektare.
Baca Juga: BPS Prediksi Luas Panen Jagung Nasional Naik 20,91% YoY Pada November - Januari 2026
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan bahwa tren peningkatan produksi jagung masih berlanjut hingga awal 2026. BPS memproyeksikan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% pada periode Desember 2025 hingga Februari 2026 mencapai 4,22 juta ton.
“Angka tersebut meningkat sekitar 0,03 juta ton atau 0,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ujar Pudji dalam konferensi pers, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Harga Jagung Naik, Ini Penjelasan Petani
Dengan demikian, potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% sepanjang Januari hingga Desember 2025 diperkirakan mencapai 16,11 juta ton, atau meningkat 0,97 juta ton dibandingkan periode Januari–Desember 2024. Secara tahunan, produksi jagung sepanjang 2025 tercatat naik 6,44%.
Estimasi produksi tersebut telah memperhitungkan seluruh hasil panen jagung pipilan kering sesuai standar kadar air 14%, yang menjadi acuan utama dalam penghitungan produksi jagung nasional.
Baca Juga: Badan Pangan Nasional Siap Gelontorkan 52.400 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Layer
Selanjutnya: AXA Mandiri Terapkan Strategi Ini Dorong Kinerja Pendapatan Premi pada 2026
Menarik Dibaca: Hujan Amat Deras di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (6/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













