kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

BPS Prediksi Luas Panen Jagung Nasional Naik 20,91% YoY Pada November - Januari 2026


Senin, 01 Desember 2025 / 18:20 WIB
Diperbarui Senin, 01 Desember 2025 / 19:31 WIB
BPS Prediksi Luas Panen Jagung Nasional Naik 20,91% YoY Pada November - Januari 2026
ILUSTRASI. Petani memanen jagung saat panen raya di Baron, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (1/12/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Mada/bar. BPS memproyeksikan luas panen jagung nasional pada periode November 2025–Januari 2026 akan meningkat signifikan.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan luas panen jagung nasional pada periode November 2025–Januari 2026 akan meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BPS memprediksi potensi luas panen jagung dalam periode tersebut diperkirakan mencapai 0,62 juta hektare, naik 0,11 juta hektare atau 20,91% dibandingkan periode November 2024–Januari 2025.

“Potensi produksi jagung pipilan kering kadar air 14% pada periode November 2025–Januari 2026 diperkirakan mencapai 3,93 juta ton, atau meningkat 18,96% dibandingkan tahun lalu,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Senin (1/12/2025).

Baca Juga: Basarnas: 33.620 Orang Jadi Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

Meski proyeksi jangka pendek menunjukkan perbaikan, realisasi panen pada Oktober 2025 justru mengalami penurunan. Luas panen jagung bulan tersebut tercatat 0,20 juta hektare, turun 5,06% dibandingkan Oktober 2024. 

Dengan penurunan luas panen tersebut, produksi jagung Oktober 2025 diperkirakan mencapai 1,24 juta ton pipilan kering kadar air 14%, atau turun 7,47% secara tahunan.

Secara keseluruhan, BPS memperkirakan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 16,50 juta ton, meningkat 1,36 juta ton atau naik sekitar 9% dibandingkan total produksi tahun 2024.

Baca Juga: Banjir Sumbar, Prabowo Pastikan Perbaikan Rumah dan Jembatan Jadi Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×