kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

PNS Kementan Serahkan Bukti Korupsi Karet ke KPK


Senin, 12 Januari 2026 / 17:46 WIB
PNS Kementan Serahkan Bukti Korupsi Karet ke KPK
ILUSTRASI. Gedung KPK (Gedung KPK/Kompas.com) KPK menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sarana fasilitasi pengolahan karet Kementan Tahun 2021-2023.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sarana fasilitasi pengolahan karet Kementerian Pertanian (Kementan) Tahun Anggaran 2021-2023, pada Senin (12/1/2026). 

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dokumen itu langsung diserahkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementan yang berstatus tersangka dalam perkara ini, Yudi Wahyudi, ke Gedung Merah Putih KPK. 

“Betul, yang bersangkutan (Yudi Wahyudi) hadir ke gedung KPK Merah Putih, namun tidak dalam rangka pemeriksaan. Yang bersangkutan menyerahkan dokumen terkait perkara untuk dilakukan penyitaan oleh penyidik,” kata Budi dalam keterangannya, Senin. 

Kendati demikian, Budi tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai barang bukti yang diserahkan Yudi. 

Baca Juga: Citi Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 3,5% PDB Dipicu Lonjakan Belanja Pemerintah

Korupsi pengolahn karet di Kementan 

Sebelumnya, KPK tengah mengusut dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) periode 2021-2023, saat Kementan masih di bawah kepemimpinan Menteri Syahrul Yasin Limpo (SYL). Kasus tersebut terkait pengadaan fasilitas pengolahan karet.

"Ya betul, jadi kami saat ini juga sedang menangani perkara terkait pengadaan untuk mengentalkan karet. Itu merupakan produk sampingan dari pembuatan pupuk," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih, Jumat (29/11/2024). 

Asep mengatakan, dalam perkara tersebut, Kementan melakukan pengadaan fasilitas untuk pengolahan karet guna membantu para petani karet. 

Namun, ia mengatakan, dalam pengadaan tersebut malah terjadi penggelembungan harga, dari Rp 10.000 per liter menjadi Rp 50.000 per liter. 

"Yang terjadi adalah penggelembungan harga di situ, jadi harganya tadinya yang dijual misalnya Rp 10.000 per sekian liter, menjadi Rp 50.000 per sekian liter, jadi lebih mahal gitu, dinaikkan harganya. Di situ, jadi terjadi penggelembungan harga," ujarnya.

Lebih lanjut, Asep mengatakan, KPK akan segera mengumumkan para tersangka dalam perkara tersebut. 

"Termasuk kerugian negara-nya nanti kita sampaikan," ucap dia.

Baca Juga: Purbaya Bakal Bebaskan Pungutan PPN Untuk Bantuan Bencana Sumatera pada Tahun 2026

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/12/17280111/pns-kementan-serahkan-bukti-korupsi-karet-ke-kpk.

Selanjutnya: IHSG Berpeluang Rebound Terbatas pada Selasa (13/1), Ini Saham Rekomendasi Analis

Menarik Dibaca: Harga Emas Hari Ini Rekor All Time High, Nyaris Mencapai US$ 4.600 per troi ons

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×