kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Presiden Prabowo Dorong Pembangunan PLTS Sampai ke Desa, Bos Danantara Bilang Begini


Kamis, 05 Maret 2026 / 20:11 WIB
Presiden Prabowo Dorong Pembangunan PLTS Sampai ke Desa, Bos Danantara Bilang Begini


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto meminta agar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bisa sampai ke level desa.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada tahap awal pembangunan PLTS akan diprioritaskan pada daerah yang memiliki jalur distribusi memadai.

"Sebenarnya ingin di semua desa, tetapi tadi diprioritaskan mungkin di daerah-daerah yang memang sudah punya distribusinya," kata Rosan di Istana Kepresidenan, Kamis (5/3/2026).

Dalam mempercepat pembangunan PLTS, pemerintah akan menurunkan kapasitas yang sebelumnya diusulkan 100 gigawatt menjadi 13 gigawatt.

Baca Juga: Bisa Intip Data Kartu Kredit, DJP Jamin Kerahasiaan Data Wajib Pajak

Menurutnya, Danantara sendiri sudah memiliki desa percontohan di daerah Sumenep untuk pembangunan PLTS. Hanya saja, PLTS ini baru memiliki kapasitas sebesar 1 megawatt.

"Itu juga prototipe, itu akan ditinjau, akan dilihat langsung oleh tim, baik oleh SDM dan juga Mendikti, untuk kemudian itu bisa di-roll out," jelas Rosan.

Rosan mengatakan bahwa Presiden juga meminta agar pembangunan PLTS bisa diusahakan melalui beberapa opsi pendanaan dan kerja sama beberapa pihak, termasuk swasta.

Baca Juga: Persiapan Lebaran 2026, Kemenhub Catat 1.645 Bus Dilarang Operasi Saat Rampcheck

Rosan juga menyebut bahwa Danantara telah mendapatkan dukungan investasi untuk membangun pabrik produksi PLTS sebesar US$ 1,4 miliar dengan kapasitas 50 megawatt.

Menurutnya, pembangunan pabrik sendiri ditargetkan bisa rampung pada akhir tahun ini.

"Jadi itu juga akan membantu untuk kita bisa pakai produksi dalam negeri kita untuk proyek PLTS ini," ujar Rosan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×