kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.972   80,00   0,45%
  • IDX 6.011   -89,84   -1,47%
  • KOMPAS100 783   -12,65   -1,59%
  • LQ45 590   -7,98   -1,33%
  • ISSI 208   -3,30   -1,56%
  • IDX30 334   -4,24   -1,25%
  • IDXHIDIV20 408   -4,56   -1,10%
  • IDX80 89   -1,49   -1,65%
  • IDXV30 110   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 107   -1,05   -0,98%

Pendiri PKS: Bertobat itu mengakui kesalahan


Minggu, 03 Februari 2013 / 16:31 WIB
ILUSTRASI. Harga motor bekas Honda BeAT generasi ini murah per September 2021. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Tribunnews |

JAKARTA. Yusuf Supendi, salah seorang pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan bahwa anggota PKS tak perlu bertobat. Pasalnya, kesalahan ada di para pemimpin.

"Semua kader kenapa harus bertobat, toh yang salah adalah pimpinan. Tobat yang benar adalah mengakui kesalahan," jelasnya, Minggu (3/1).

Ia juga mengingatkan bahwa dosa dari korupsi sangat berat. Mengutip ajaran Islam, Yusuf menjelaskan bahwa orang yang korupsi akan dilaknat.

"Kalau korupsi ya bahasanya pencuri, itu dipotong tangannya. Kalau yang suap dilaknat dari ubun-ubun sampai mata kakinya," ungkapnya.

Ia pun menandaskan bahwa PKS adalah partai Islam. Ia ingin agar PKS tak berubah ideologinya." Sampai kapanpun tidak pernah diubah PKS menjadi partai terbuka," imbuhnya.

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×