kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

Perlukah Suswono mengundurkan diri?


Sabtu, 02 Februari 2013 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Konsumen melakukan pembelian minuman dengan e-money./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/24/02/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Nama Menteri Pertanian Suswono tak pelak dikait-kaitkan dengan dugaan kasus korupsi daging sapi impor yang melanda petinggi Partai Keadilan Sosial (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Dibawa-bawanya nama Suswono tak lain tak bukan adalah karena Suswono merupakan kader PKS, selain menjabat sebagai Menteri Pertanian.

Burhanudin Muhtadi menilai, PKS sebaiknya membentuk tim internal untuk menyelidiki kasus dugaan korupsi daging sapi impor itu.

"Kalau PKS punya komitmen kenapa tidak dibentuk tim internal? Konteksnya tentu saja bukan untuk men-challenge (menantang) KPK namun memberikan input agar proses cepat diselesaikan," ujar Burhanudin di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (2/1/2013).

Tentang keterlibatan Suswono, kata Burhanudin, masih menunggu bukti-bukti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jadi, pengunduran diri Suswono harus menunggu kelengkapan alat bukti.

"(Pengunduran diri) masih menunggu. Kita memang mendapatkan informasi sumir bawah ada seolah-olah komunikasi yang tersadap KPK antara menteri pertanian dengan Luthfi Hasan Ishaaq. Kita harus tunggu dari bukti dari KPK," tegas alumnus Australian National University itu.

Memang diakui Burhanudin, perannya sebagai menteri dalam kaitan politik menjadi topik yang diperbincangkan. Namun, sejauh ini, Suswono belum diperiksa KPK. Apalagi ditetapkan tersangka. (Eri Komar Sinaga/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×