Reporter: Indra Khairuman, Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli
Kedua, terdapat risiko ketidakpastian fiskal jika pasar menganggap ada jaminan implisit dari negara terhadap utang Danantara, terutama bila arus kas proyek terganggu.
“Dampak ke anggaran bisa netral-positif jika tidak ada jaminan eksplisit atau implisit dan proyek yang dibiayai bankable,” tambah Josua.
Sementara itu, Chief Economist Bank Syariah Indonesia (BSI), Banjaran Surya Indrastomo, menilai Patriot Bond berpotensi membantu pengembangan proyek strategis nasional dengan biaya yang lebih murah.
Baca Juga: Penerbitan Patriot Bond Danantara Dinilai Tak Berdampak Langsung Ke Imbal Hasil SBN
Meski demikian, ia menekankan pentingnya investor memperhatikan underlying asset serta peringkat utang yang menyertai penerbitan obligasi tersebut. Jika dinilai aman, Patriot Bond bisa menjadi instrumen alternatif untuk penempatan dana.
“Di sisi lain, investor perlu mewaspadai risiko gagal bayar (default risk) dari penerbitan ini. Jika hanya mengandalkan APBN sebagai backup dan risiko gagal bayar meningkat, maka hal ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegas Banjaran.
Selanjutnya: Cek Rekayasa Lalu Lintas di Senen, Imbas Unjuk Rasa di Mako Brimob Kwitang
Menarik Dibaca: 6 Rekomendasi Film Romantis di Netflix Tentang Hubungan Palsu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News