kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Menkeu Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Tarif dan Pajak Baru pada Tahun 2027


Rabu, 20 Mei 2026 / 15:07 WIB
Menkeu Purbaya Janji Tak Ada Kenaikan Tarif dan Pajak Baru pada Tahun 2027
ILUSTRASI. Pemerintah belum berencana menaikkan tarif pajak maupun menambah jenis pajak baru pada tahun 2027. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA.  Pemerintah belum berencana menaikkan tarif pajak maupun menambah jenis pajak baru pada tahun 2027 meski target pertumbuhan ekonomi nasional dipatok hingga 6,5%.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan asumsi pertumbuhan ekonomi dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 masih disusun tanpa mempertimbangkan tambahan pajak baru. 

Pemerintah, kata dia, tetap berhati-hati agar kebijakan fiskal tidak membebani masyarakat.

"Enggak ada, belum ada sekarang (tambahan pajak baru)," ujar Purbaya kepada awak media di DPR RI, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga: Prabowo: Indonesia Kehilangan Rp 15.400 Triliun Imbas Kebocoran Sumber Daya Alam

Ia menjelaskan pemerintah hanya akan mempertimbangkan opsi penyesuaian pajak secara selektif apabila kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat dinilai sudah cukup kuat.

"Nah kita akan lihat secara selektif. Itu asumsi itu belum ada kenaikan pajak baru, tapi kalau nanti sudah cukup sehat ekonomi masyarakat, ya kita akan pikirkan ini secara bertahap," katanya.

Menurut dia, pemerintah tidak ingin menerapkan kebijakan perpajakan yang justru mengganggu konsumsi masyarakat maupun laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Mulai 1 Juni 2026, Eksportir SDA Wajib Repatriasi Devisa 100%

"Jadi kita enggak menerapkan pajak yang bisa mengganggu daya beli masyarakat dan mengganggu arah ekonomi," katanya.

Adapun dalam KEM-PPKF 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia  berada di kisaran 5,8% hingga 6,5%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×