kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.306   -64,59   -1,01%
  • KOMPAS100 831   -12,31   -1,46%
  • LQ45 630   -4,61   -0,73%
  • ISSI 225   -3,13   -1,37%
  • IDX30 360   -1,60   -0,44%
  • IDXHIDIV20 448   1,06   0,24%
  • IDX80 96   -1,17   -1,20%
  • IDXV30 124   -0,88   -0,71%
  • IDXQ30 117   0,42   0,36%

Prabowo: Indonesia Kehilangan Rp 15.400 Triliun Imbas Kebocoran Sumber Daya Alam


Rabu, 20 Mei 2026 / 15:00 WIB
Prabowo: Indonesia Kehilangan Rp 15.400 Triliun Imbas Kebocoran Sumber Daya Alam
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia kehilangan hingga US$ 908 miliar atau setara dengan Rp 15.400 triliun akibat kebocoran pengelolaan sumber daya alam (SDA) selama puluhan tahun.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) di DPR RI, Rabu (20/5).

Prabowo mengatakan selama ini Indonesia sebenarnya selalu mencatatkan surplus perdagangan karena nilai ekspor lebih besar dibanding impor.

Baca Juga: Prabowo Geram! Kekayaan RI yang Mengalir Keluar Negeri Capai US$ 343 Miliar

“Negara kita tidak merugi, satu tahun pun kita tidak pernah rugi. Ekspor kita selalu lebih daripada impor kita,” ujar Prabowo.

Namun menurut dia, besarnya surplus perdagangan tersebut tidak sepenuhnya dinikmati di dalam negeri karena terjadi aliran keluar kekayaan nasional atau outflow of national wealth.

“Yang terjadi adalah keuntungan kita yang selama 22 tahun adalah US$ 436 miliar, yang keluar adalah US$ 343 miliar,” katanya.

Prabowo menyebut data tersebut berasal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab keterbatasan anggaran negara, termasuk rendahnya gaji guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga aparat penegak hukum.

“Ini yang sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji aparat penegak hukum kecil, gaji ASN kecil,” ujarnya.

Prabowo juga menyoroti praktik under invoicing atau pelaporan nilai ekspor di bawah nilai sebenarnya yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurut dia, banyak perusahaan menjual komoditas melalui perusahaan afiliasi di luar negeri dengan harga lebih rendah dari harga pasar sebenarnya.

Under invoicing adalah fraud atau penipuan,” tegasnya.

Selain itu, Prabowo mengungkapkan masih ditemukan praktik penyelundupan ekspor melalui pelabuhan.

Ia pun meminta seluruh pihak mulai berani berbicara terbuka mengenai persoalan tata kelola ekspor dan pengawasan SDA nasional.

“Kita harus berani mengatakan yang merah merah, yang putih putih,” katanya.

Prabowo menegaskan pemerintah akan memperbaiki sistem pengawasan ekspor termasuk reformasi lembaga bea cukai guna mencegah kebocoran penerimaan negara.

“Kita harus perbaiki lembaga-lembaga pemerintah kita. Bea cukai harus kita perbaiki,” tandasnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS: BI Kerek Suku Bunga 50 bps Jadi 5,25%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×