kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Kepala BGN Sebut Penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) Tembus 50,39 Juta Orang


Selasa, 16 Desember 2025 / 10:36 WIB
Kepala BGN Sebut Penerima Makan Bergizi Gratis (MBG) Tembus 50,39 Juta Orang
ILUSTRASI. Kepala BGN Dadan Hindayana (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Realisasi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 50.390.880 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, capaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga saat ini telah mencapai 59% dari target yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana merinci, sebaran SPPG terbanyak berada di Jawa Barat dengan 3.996 SPPG, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Per Selasa (16/12), Korban Meninggal Banjir Longsor Sumatra Menjadi 1.030 Jiwa

“Namun jika dilihat dari persentase, meskipun Jawa Barat tertinggi secara jumlah, capaiannya baru mencapai 80%, sementara Jawa Tengah sudah 83%,” ujar Dadan dalam Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan, Senin (15/12/2025).

Selain wilayah padat penduduk, BGN juga mempercepat pembangunan SPPG di daerah terpencil. Dadan menyebutkan, akan dibangun 8.297 SPPG yang ditargetkan melayani sekitar 2,4 juta orang di wilayah tersebut.

Dadan juga memastikan program MBG berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja baru di daerah. Hingga kini, tercatat 741.985 tenaga kerja terlibat dalam penyelenggaraan program makan bergizi gratis.

Tak hanya itu, program ini turut menggairahkan perekonomian daerah dengan melibatkan 41.389 pemasok bahan baku, yang terdiri dari koperasi, BUMDes, hingga UMKM.

Baca Juga: Purbaya Bakal Tarik Belanja K/L Tak Terserap, Demi Jaga Defisit APBN 2025 di Bawah 3%

Dari sisi anggaran, realisasi belanja program MBG telah mencapai Rp 59 triliun, atau sekitar 81% dari total pagu anggaran tahun ini.

Alhamdulillah, surat dari Kementerian Keuangan sudah keluar untuk optimalisasi anggaran, karena ada pagu yang perlu dialihkan mengingat tidak seluruhnya memungkinkan untuk terserap,” tutup Dadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×