Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan program bantuan pangan tahap II.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan pangan akan disalurkan dalam bentuk beras selama tiga bulan untuk 33,24 juta penerima manfaat. Total beras yang akan digelontorkan mencapai 997,2 ribu ton dengan alokasi anggaran yang disiapkan sebesar Rp 17,52 triliun.
"Kami menugaskan Bulog untuk melaksanakan penyaluran CPP untuk pemberian bantuan pangan beras kepada 33.244.408 penerima sebanyak 10 kilogram per penerima untuk 3 bulan alokasi, yaitu Juli sampai dengan September 2026 yang penyalurannya dapat dilakukan 1 kali," kata Amran dalam keterangan resminya, Minggu (2/7/2026).
Baca Juga: Bulog Gandeng Penggilingan Padi Demi Jaga Mutu Beras di Tengah Stok 5,4 Juta Ton
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengungkapkan penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua akan serentak dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia.
"Penyaluran bantuan pangan ini akan dilaksanakan di bulan Agustus bersamaan dengan perayaan 17 Agustus di semua wilayah. Amanat dari Bapak Menko Perekonomian dan diperkuat oleh Bapak Kepala Bapanas bahwa penyaluran di bulan Agustus ini, momennya sangat bagus dan tepat," ungkap Rachmi.
Bapanas juga mendorong penyaluran bantuan pangan beras dapat pula dilaksanakan menggunakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai infrastruktur pemerintah.
Bapanas juga memastikan penerima manfaat dari program ini sudah menyesuaikan dengan daftar terbaru dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
"Saat ini jumlah penerima bantuan pangan juga masih sama dengan tahap pertama sebelumnya. Totalnya 33.244.408 penerima bantuan pangan. Kita menggunakan DTSEN versi ketiga yang di update tanggal 10 Juli kemarin, yang sudah di update oleh BPS," terang Rachmi.
Untuk itu, Bapanas meminta pemerintah daerah agar dapat segera berkoordinasi dengan Perum Bulog di daerah masing-masing sebagai persiapan pelaksanaan.
Menurutnya, pengecekan kualitas beras menjadi hal yang cukup penting sebelum proses distribusi dilakukan.
Baca Juga: Mentan Targetkan Penanganan Kasus Beras Fortifikasi Rampung Dalam Sepekan
Adapun realisasi penyaluran bantuan pangan tahap pertama yang merupakan alokasi Februari dan Maret tahun 2026 telah berhasil menyasar ke 33,14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau 99,7%. Secara kuantitas, total beras yang tersalurkan sebanyak 664.880 ton dan minyak goreng sebanyak 132.970 kiloliter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
