kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

BI prediksi inflasi Februari masih akan tinggi


Minggu, 09 Februari 2014 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Layanan pesan antar Shop & Drive dari PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tahun 2014 dibuka dengan data inflasi Januari yang mencapai 1,04%. Inflasi yang tinggi ini disinyalir masih akan berlanjut hingga Februari karena anomali cuaca yang masih terjadi.

Karena itu Bank Indonesia (BI) melihat inflasi di Februari 2014 berpeluang untuk terkoreksi tinggi. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan ada berbagai bahan komoditi khususnya pangan yang masih mengalami tekanan. Musim panen terganggu serta distribusi pangan terhambat karena faktor anomali cuaca.

Otoritas moneter ini berharap sektor ril bisa mengendalikan permasalahan ini. "Upaya koordinasi pemerintah, pemerintah daerah, dan BI diharapkan bisa kendalikan inflasi," ujar Agus akhir pekan ini.

Mantan Menteri Keuangan ini menjelaskan ekspektasi inflasi di triwulan I dan II 2014 masih tinggi. Hal ini disebabkan adanya faktor cuaca yang sejak awal tahun melanda berbagai daerah di Indonesia.

Meskipun begitu, BI melihat hingga akhir tahun kisaran inflasi akan sesuai target yaitu 4,5% plus minus satu. Nantinya, ekspetasi inflasi akan mulai menurun setelah masuk triwulan III 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×