kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Bappenas: Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Ditargetkan Tumbuh 5,7% pada 2027


Kamis, 07 Mei 2026 / 16:18 WIB
Bappenas: Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga Ditargetkan Tumbuh 5,7% pada 2027
ILUSTRASI. Bappenas mengungkapkan, konsumsi rumah tangga ditargetkan tumbuh di kisaran 5,2%-5,7% yoy pada 2027.(dok./Kementerian PPN/Bappenas)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) menetapkan sasaran pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 di kisaran 5,9% hingga 7,5% secara tahunan (year on year/yoy). Target tersebut akan didorong dari sisi pengeluaran, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Eka Chandra Buana mengatakan, pemerintah menargetkan seluruh komponen pengeluaran tumbuh lebih tinggi untuk menopang akselerasi ekonomi nasional pada 2027.

“Untuk sasaran pertumbuhan itu adalah 5,9%-7,5%, dan tentu saja kalau di sisi permintaan akan didorong konsumsi, investasi tumbuh tinggi,” ujar Eka dalam Rakorbangpus 2026 dalam rangka penyusunan RKP Tahun 2027 di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Prabowo Kebut Swasembada Energi di PKPN 2026-2029, Ini Daftar Lengkapnya!

Dalam rinciannya, konsumsi rumah tangga ditargetkan tumbuh di kisaran 5,2%-5,7% yoy pada 2027. Sementara konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) diproyeksikan tumbuh 5,8%-6,1% yoy.

Adapun investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) diproyeksikan meningkat sebesar 6,8%-8,8% yoy. Sasaran pertumbuhan ekspor barang dan jasa kisaran 7,4%-10,4%, sementara untuk sisi impor barang dan jasa ditetapkan target pertumbuhan 8,1%-9,7%.

Baca Juga: Banyak Daerah Mulai Kesulitan Bayar Gaji PPPK, APKASI Buka Suara

Adapu konsumsi pemerintah ditargetkan tumbuh lebih tinggi di kisaran 4,4%-8,3% yoy. Sejalan dengan itu pemerintah juga menetapkan sasaran defisit fiskal di rentang 1,80%-2,40% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan menjaga APBN tetap sehat, kredibel dan sustainabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×