kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.018   35,00   0,19%
  • IDX 6.196   -0,93   -0,01%
  • KOMPAS100 809   -2,02   -0,25%
  • LQ45 613   -1,32   -0,21%
  • ISSI 214   0,18   0,09%
  • IDX30 345   -0,95   -0,28%
  • IDXHIDIV20 427   -1,82   -0,42%
  • IDX80 92   -0,22   -0,24%
  • IDXV30 117   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 110   -0,51   -0,46%

Tim Pengawas Century temui pengacara Rafat


Kamis, 26 Januari 2012 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Stocking Legs. Ini hukuman bagi warga Korea Utara berpenampilan aneh seperti gondrong, rok seksi dll


Reporter: Eka Saputra | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tim Pengawas Kasus Bank Century menggelar pertemuan dengan Robert Tantular dan Lucas, pengacara Rafat Ali Rizvi. Anggota Tim Pengawas Ganjar Pranowo mengatakan, ide pertemuan ini berasal dari Lucas.

Menurut Ganjar, awalnya Lucas meminta Tim Pengawas Kasus Bank Century bertemu dengan Rafat di luar negeri. Dia bilang Rafat akan menyampaikan data.

Namun, Tim Pengawas menolak permintaan tersebut. "Masa kami anggota DPR menemui buronan. Ya sudah jadinya kami minta lewat pengacaranya saja," katanya, Kamis (26/1). Asal tahu saja, Rafat yang juga mantan pemilik Bank Century kini berstatus buron.

Menurut Ganjar, Rafat tetap mengaku tidak bersalah. Bahkan, lanjutnya, Rafat menuding Bank Century sengaja dibangkrutkan padahal uangnya masih ada. "Nah pengertian masih ada ini bagaimana, ini yang ingin kami perjelas maksudnya apa," tandasnya.

Namun, Lucas menyampaikan keterangan berbeda dengan Ganjar. Dia menyangkal jikalau pertemuan itu merupakan inisiatif dari dirinya. "Saya datang diundang oleh yang terhormat DPR dengan acara meminta penjelasan terkait keberadaan aset Rafat di Bank Century," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×