kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Penjualan SR025 Tembus Rp 29,77 T, Cetak Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun


Senin, 21 September 2026 / 20:10 WIB
Diperbarui Senin, 21 September 2026 / 20:12 WIB
Penjualan SR025 Tembus Rp 29,77 T, Cetak Rekor Tertinggi Dalam 10 Tahun
ILUSTRASI. Pemerintah melakukan upsize penerbitan Sukuk Ritel seri SR024 hingga mencapai Rp 17,49 triliun, mela (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mencatat penjualan Sukuk Ritel (SR) seri SR025 mencapai Rp 29,77 triliun per 21 September 2026. 

Direktur Jenderal (Dirjen) DJPPR Kemenkeu Suminto mengatakan, angka tersebut menjadi volume penjualan tertinggi dalam 10 tahun terakhir penerbitan SBSN Ritel. 

 "Penjualan SR025 terdiri atas SR025T3 dengan tenor tiga tahun sebesar Rp 24.935.191.000.000 dan SR025T5 dengan tenor lima tahun sebesar Rp 4.834.867.000.000," ujar Suminto, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Alasan Yield SBN Diprediksi Tetap Terkendali hingga Akhir 2026

Lebih lanjut, Suminto menyebut, setelmen penerbitan SR025 akan dilaksanakan pada 23 September 2026. 

Dari sisi investor, SR025 mencatat sebanyak 93.548 investor. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang penerbitan SBSN Ritel.

Dari total investor tersebut, sebanyak 21.582 merupakan investor baru SBN atau mencapai 23,07% dari seluruh investor SR025.

Penerbitan SR025 didukung 33 Mitra Distribusi serta strategi komunikasi melalui berbagai kanal untuk memperluas jangkauan investor.

Basis investor SR025 juga tersebar di seluruh 38 provinsi di Indonesia. Berdasarkan kelompok usia, investor didominasi generasi Y atau milenial dengan porsi 49,11% dari total investor.

Sementara berdasarkan jenis kelamin, investor perempuan mendominasi dengan porsi 56,66%. Adapun berdasarkan pekerjaan, pemesanan SR025 paling banyak berasal dari pegawai swasta dengan porsi 33,66%.

Tingginya jumlah investor baru menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel masih cukup besar, sekaligus memperluas basis investor pembiayaan negara.

Baca Juga: PNBP Berpeluang Lampaui Target Tahun Ini, Didorong Kenaikan Harga Komoditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×