kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terbatas anggaran, KPK sulit kembangkan jaringan


Minggu, 12 Oktober 2014 / 11:15 WIB
ILUSTRASI. Penambahan kasus baru positif Covid-19 di Indonesia masih terjadi.. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus calon pimpinan KPK, Busyro Muqoddas mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan jaringannya di dunia internasional.

"Indikator KPK sedang in going proses," kata Busyro Muqoddas.

Tetapi terang Busyro, pihaknya tidak serta merta mengikuti setiap forum internasional. Sebab KPK masih banyak kekurangan di sejumlah hal. Termasuk, kekurangan anggaran yang diterima lembaga antirasuah tersebut.

"Pertama kantor, kedua anggaran Rp 900 miliar untuk 1.200 pegawai. Kita belum bisa menjangkau ke daerah dengan keterbatasan itu," kata Busyro.

Busyro mengakui, KPK tetap melakukan kerja-kerja pencegahan dan pemberantasan korupsi. "Pendekatan sistemik, independen dengan BPKP seluruh Indonesia dan kampus-kampus yang sudah mulai kami tarik," imbuhnya. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×