kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Sejumlah BUMN masih merugi, ini permintaan Kementrian BUMN


Minggu, 27 Mei 2018 / 21:28 WIB
ILUSTRASI. Kantor Kementerian BUMN


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menderita kerugian. Kementerian BUMN pun terus memutar otak menyelamatkan perusahaan pelat merah tersebut.

Salah satunya dengan meminta merubah fokus bisnisnya. "Merpati opsinya bergerak di bidang kargo dan logistik namun demikian masih akan dibahas dan difinalkan," ujar Staf Khusus III bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Wianda Arindita Pusponegoro, Minggu (27/5).

BUMN yang mengalami kerugian diminta untuk mempertajam diversifikasi bisnis. Selain itu, efisiensi pun menjadi hal penting yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja.

Selain itu, BUMN diminta untuk menentukan konsep bisnis ke depan. Konsep tersebut dikaitkan dengan pelaksanaan sinergi BUMN.

"Bila sudah ditetapkan pada saatnya akan disinergikan dengan sesama BUMN untuk saling melengkapi dan mendukung bisnisnya," terang Wianda.

Meski begitu, BUMN pun masih terbuka untuk bekerja sama dengan sektor swasta. Ketika ditanya tentang kemungkinan bekerja sama dengan sektor swasta, Wianda bilang semua perencanaan dan proses masih terus dibahas sambil menentukan konsep final.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×