Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tantangan kerusakan lingkungan dan meningkatnya luas lahan kritis di Indonesia, pelaksanaan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), luas lahan kritis nasional saat ini masih mencapai sekitar 12,7 juta hektare. Sementara itu, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mencatat laju kehilangan hutan global mencapai sekitar 7,8 juta hektare per tahun selama periode 2010–2018.
Sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan lingkungan, PT Bumi Morowali Utama (BMU) melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (Rehab DAS) di kawasan hutan lindung Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Program ini menjadi langkah perusahaan melestarikan lingkungan sekaligus pemenuhan kewajiban sesuai regulasi pemerintah.
Baca Juga: Kiai Kafabihi Ingatkan Jemaah Haji Hindari Riya dan Ujub Saat Wukuf di Arafah
Manajemen PT BMU menyampaikan,kegiatan tersebut bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan kewajiban rehabilitasi lingkungan secara berkelanjutan sesuai ketentuan pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan usaha yang dijalankan tetap sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekosistem hutan,” ujar manajemen PT BMU dalam keterangannya, Rabu (20/5).
Selain berfokus pada pemulihan ekosistem, program Rehab DAS ini juga dirancang untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. PT BMU melibatkan tenaga kerja lokal mulai dari proses persemaian bibit, penanaman, hingga tahap pemeliharaan tanaman.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan lindung. Perusahaan berharap program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat serta menjadi contoh kepatuhan dunia usaha dalam mendukung keberlanjutan hutan Indonesia.
Melalui program Rehab DAS di Lore Selatan, PT BMU juga menegaskan komitmen mengembangkan kegiatan pertambangan berkelanjutan.Melalui penerapan prinsip keselamatan kerja, tata kelola perusahaan yang baik, serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah dan hilirisasi mineral nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













