Reporter: Siti Masitoh | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - MADINAH. Operasional pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah memasuki hari ke-14.
Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 225 kelompok terbang (kloter) dengan total sekitar 88.000 jemaah telah melintasi Miqat Bir Ali untuk mengambil niat ihram sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Baca Juga: Kemenhaj: 152.724 Jemaah Haji Indonesia Sudah Berangkat ke Arab Saudi
Kepala PPIH Sektor Bir Ali Divia Ardianto mengatakan, proses pendorongan jemaah dari Madinah ke Makkah masih akan berlangsung hingga Jumat (15/5/2026).
“Hari ini kita dorong 16 kloter, besok 23 kloter, dan hari terakhir tinggal 3 kloter. Pendorongan akan berakhir dua hari lagi, tepatnya Jumat,” ujar Divia kepada Media Center Haji, Rabu pagi.
Dengan jadwal tersebut, PPIH memperkirakan masih ada hampir 50 kloter tambahan yang akan diberangkatkan melalui Bir Ali hingga penutupan operasional.
“Jadi sampai akhir Jumat nanti, kurang lebih hampir 50 kloter lagi akan kami antarkan dari Madinah melewati Bir Ali menuju Makkah,” jelasnya.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Energi, RI-Rusia Bidik Kerja Sama Nuklir Hingga Kilang Tuban
Jumlah 88.000 jemaah tersebut belum termasuk kloter yang diberangkatkan pada Rabu pagi. Pendorongan kloter terakhir dijadwalkan selesai pada Jumat mendatang, sekaligus menandai berakhirnya fase pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah.
Divia menuturkan, secara umum proses pemberangkatan berjalan lancar tanpa kendala besar. Hambatan yang muncul sejauh ini hanya bersifat teknis, terutama terkait kesiapan armada bus pengangkut jemaah.
“Kemarin ada satu bus yang air toiletnya tidak siap, jadi tidak kami berangkatkan. Aturan di sini sangat ketat. Kalau bus dinilai tidak layak, maka harus diperbaiki dulu,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan jemaah, PPIH Sektor Bir Ali menyiapkan sekitar 30 petugas yang disebar di delapan titik layanan atau check point.
Baca Juga: Jamaah Haji Diimbau Tak Paksakan Ibadah Sunnah Jelang Armuzna
Menurut Divia, jumlah petugas tahun ini menjadi yang terbanyak sepanjang operasional penyelenggaraan haji di Sektor Bir Ali.
“Kami siapkan delapan check point. Hampir di setiap lini ada petugas Indonesia. Bahkan petugas dari negara lain menilai hal ini sangat membantu kelancaran ibadah haji, khususnya bagi jemaah Indonesia,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













