kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Omnibus Law cakup perubahan aturan perizinan di tingkat daerah


Selasa, 17 September 2019 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Eduard menjelaskan, penyederhanaan kewenangan pemerintah daerah dalam mengeluarkan izin melalui Omnibus Law ini tak serta merta menghapus wewenang atau mengurangi retribusi daerah nantinya.

Justru, perbaikan dan penyederhanaan perizinan di tingkat daerah, menurutnya, bakal membuat iklim investasi semakin membaik sehingga investasi tumbuh lebih tinggi di daerah. 

Baca Juga: Minta anggaran naik ke Sri Mulyani, anggota DPR curhat terjebak di lift

Ia memberi contoh kebijakan pencabutan aturan izin gangguan atau HO (Hinder Ordonnantie) melalui Permendagri Nomor 19 Tahun 2017. Izin HO diberikan kepada pelaku usaha yang kegiatan atau tempat usahanya berpotensi menimbulkan bahaya, kerugian, gangguan masyarakat dan mengganggu kelestarian lingkungan hidup. 

Namun, aturan yang menjadi salah satu sumber retribusi daerah itu akhirnya dicabut lantaran sering menjadi keluhan para pengusaha yang merasa terhambat. “Ternyata setelah dicabut, investasi (di daerah) makin cepat tumbuh,” pungkasnya. 

Hal serupa, menurut Eduard, diharapkan dari adanya Omnibus Law terkait perizinan tersebut. Penyesuaian-penyesuaian pada wewenang pemerintah daerah bukan dipandang sebagai pengurang retribusi daerah, melainkan menumbuhkan potensi pertumbuhan investasi di daerah. 

Baca Juga: Omnibus law soal perizinan mungkin terbit dalam bentuk Perppu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×