kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Menteri ingin anggaran penelitian ketenagakerjaan diperbesar


Senin, 20 Desember 2010 / 11:35 WIB
Menteri ingin anggaran penelitian ketenagakerjaan diperbesar


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar berharap anggaran penelitian ketenagakerjaan bisa meningkat tahun depan. Dia berharap, anggaran Badan Litbang dan Informasi (Balitinfo) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bisa meningkat menjadi Rp 1 triliun.

Tahun ini, Muhaimin mengatakan anggaran Balitinfo sangat kecil. Anggarannya hanya Rp 50 miliar dari alokasi anggaran Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang sebesar Rp 3 triliun. "Idealnya Rp 1 triliun per tahun. Tapi setidaknya presentasenya bisa 2% dari total anggaran Kemenakertrans. Ya sekitar Rp600 miliar," tegasnya, usai membuka Workshop Hasil-hasil Penelitian Bidang Ketenagakerjaan, Senin, (20/12).

Akibat anggaran yang rendah ini, Muhaimin mengatakan penelitian ketenagakerjaan masih rendah. Dia bilang, penelitian yang dilakukan tidak memiliki nilai manfaat yang bisa digunakan oleh publik. Padahal, menurutnya, Balitinfo mempunyai peran penting untuk menyuplai kebutuhan hasil-hasil penelitian ketenagakerjaan termasuk soal kebutuhan membaca secara dini ancaman pengangguran terhadap lulusan pendidikan formal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×