kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Menteri ingin anggaran penelitian ketenagakerjaan diperbesar


Senin, 20 Desember 2010 / 11:35 WIB


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar berharap anggaran penelitian ketenagakerjaan bisa meningkat tahun depan. Dia berharap, anggaran Badan Litbang dan Informasi (Balitinfo) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bisa meningkat menjadi Rp 1 triliun.

Tahun ini, Muhaimin mengatakan anggaran Balitinfo sangat kecil. Anggarannya hanya Rp 50 miliar dari alokasi anggaran Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang sebesar Rp 3 triliun. "Idealnya Rp 1 triliun per tahun. Tapi setidaknya presentasenya bisa 2% dari total anggaran Kemenakertrans. Ya sekitar Rp600 miliar," tegasnya, usai membuka Workshop Hasil-hasil Penelitian Bidang Ketenagakerjaan, Senin, (20/12).

Akibat anggaran yang rendah ini, Muhaimin mengatakan penelitian ketenagakerjaan masih rendah. Dia bilang, penelitian yang dilakukan tidak memiliki nilai manfaat yang bisa digunakan oleh publik. Padahal, menurutnya, Balitinfo mempunyai peran penting untuk menyuplai kebutuhan hasil-hasil penelitian ketenagakerjaan termasuk soal kebutuhan membaca secara dini ancaman pengangguran terhadap lulusan pendidikan formal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×