kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Jokowi buka opsi larang mudik setelah mendapat banyak kritik


Kamis, 09 April 2020 / 15:33 WIB
Jokowi buka opsi larang mudik setelah mendapat banyak kritik
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menlu Retno Marsudi (kiri) dan Menkeu Sri Mulyani mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020). KTT yang digagas oleh Arab Saudi selaku Ketua G20 tahun ini ters


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Selain itu pemerintah juga akan menekan arus mudik dengan sejumlah pembatasan. Termasuk dengan pembatasan transportasi umum dan kendaraan pribadi.

Meski begitu, pemerintah telah melakukan pelarangan bagi sejumlah pihak untuk mudik. Antara lain yang dilarang adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polisi, serta pegawai BUMN termasuk untuk perusahaan anak cucunya.

Baca Juga: Ada kategori orang tanpa gejala terkait virus corona, apa maksudnya?

Sebelumnya kebijakan pemerintah pusat tidak melarang mudik mendapat kritikan dari banyak pihak. Pasalnya, sejumlah daerah telah menerapkan pembatasan sosial dan meminta agar para perantau tidak kembali ke kampung halaman.

Namun pemerintah pusat justru tidak tegas soal larangan mudik. Hal ini menjadi dilema bagi daerah untuk melarang setiap orang mudik mudik.

Bahkan sejumlah lembaga keagamaan melarang mudik di tengah pandemik virus corona karena berpotensi membawa virus tersebut ke perkampungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×