kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.153   6,55   0,08%
  • KOMPAS100 1.148   1,91   0,17%
  • LQ45 836   3,01   0,36%
  • ISSI 287   -0,46   -0,16%
  • IDX30 437   3,49   0,81%
  • IDXHIDIV20 525   5,30   1,02%
  • IDX80 128   0,55   0,43%
  • IDXV30 143   1,36   0,96%
  • IDXQ30 141   1,29   0,92%

Ekonom BSI : Reli Harga Komoditas Energi Akan Berlanjut di 2022


Senin, 14 Februari 2022 / 13:27 WIB
Ekonom BSI : Reli Harga Komoditas Energi Akan Berlanjut di 2022
ILUSTRASI. Pekerja mengoperasikan alat berat saat bongkar muat batu bara ke dalam truk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Priok, Kamis (3/2/2022). Ekonom BSI : Reli Harga Komoditas Energi Akan Berlanjut di 2022.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Sepanjang tahun 2021, sektor minyak dan gas bumi (migas) mencatat ekspor senilai US$ 12,28 Miliar (5,3% dari total ekspor), dan impor senilai US$ 25,53 Miliar (13% dari total impor).

Sementara itu, realisasi ekspor batubara mencapai 435 juta ton dan menjadi yang terbesar kedua di dunia.

Lebih rinci Banjaran menjelaskan dampak dari kenaikan harga di dua komoditas tersebut. Menurutnya kenaikan harga dua komoditas itu berdampak terhadap surplus pendapatan sektor ESDM. Namun, kenaikan BBM juga akan meningkatkan biaya logistik yang dapat menyebabkan inflasi (cost push).

Baca Juga: Pegadaian Raih Peringkat idAAA

Selain itu, hal tersebut juga akan meningkatkan beban anggaran untuk subsidi BBM dan listrik, mengingat kebijakan harga BBM dan listrik dikontrol ketat oleh pemerintah.

“Dengan subsidi 2022 yang telah dianggarkan, maka selisih kenaikan harga tersebut akan menjadi beban pada APBN berikutnya,” kata Banjaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×