Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli
Selain itu, yang termasuk monetary gold adalah emas murni, serta mata uang emas yang berada di dalam negeri maupun luar negeri.
Otoritas moneter yang ingin menambah emas miliknya, bisa menambang emas baru atau membeli emas dari pasar, tetapi harus memonetisasi emas tersebut.
Sebaliknya, otoritas moneter juga bisa mengeluarkan kepemilikan emas untuk tujuan non moneter, tetapi harus mendemonetisasi emas tersebut.
Sedangkan komponen IMF reserve position in the fund (RPF) pada Juni 2021 tercatat US$ 1,10 miliar atau turun 0,64% dari US$ 1,11 miliar pada bulan sebelumnya.
Asal tahu saja, RPF ini merupakan cadangan devisa dari suatu negara yang ada di rekening Dana Moneter Internasional (IMF).
Baca Juga: ÌHSG Melemah 0,23% pada Selasa (8/2), Net Buy Asing Mencapai Rp 1,56 Triliun
RPF ini juga menunjukkan posisi kekayaan dan tagihan negara tersebut kepada IMF sebagai hasil transaksi dengan organisasi tersebut dan menunjukkan keanggotaannya.
Anggota IMF dapat memiliki posisi di Fund’s General Resources Account yang dicatat pada kategori cadangan devisa.
Terakhir, komponen Special Drawing Rights (SDRs) BI pada bulan Januari 2022 tercatat US$ 7,75 miliar atau turun 0,64% mom dari US$ 7,80 miliar pada bulan sebelumnya.
SDRs merupakan suatu fasilitas yang diberikan oleh IMF kepada anggotanya. Tujuan diciptakannya SDRs adalah dalam rangka menambah likuiditas internasional. Fasilitas ini memungkinkan bertambah atau berkurangnya cadangan devisa di negara-negara anggota.
Lebih lajut, sebagai tambahan informasi, BI juga mengonfirmasi bahwa pencatatan nilai cadangan devisa dalam statistik pada umumnya menurut harga pasar, yaitu kurs pasar yang berpengaruh pada saat transaksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













