kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Capres dan Cawapres Diminta Beri Solusi Atasi Permasalahan Pangan dan Energi


Jumat, 19 Januari 2024 / 15:50 WIB
Capres dan Cawapres Diminta Beri Solusi Atasi Permasalahan Pangan dan Energi
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan (tengah) berbincang dengan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) serta capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat menghadiri Penguatan Anti Korupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024). Paku integritas menjadi momentum pernyataan komitmen tiga pasangan capres-cawapres dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wpa.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Kemudian para capres-cawapres perlu menyiapkan instrumen ekonomi karbon yang berstandar internasional. Serta praktik terbaik dalam mendorong inovasi kegiatan yang berbasis lingkungan tanpa mengorbankan ekonomi secara umum.

Selanjutnya, dari sisi pembangunan berkelanjutan, selain masalah energi yang juga sudah disinggung, menurut Yusuf yang perlu digali adalah bagaimana pendanaan untuk pembangunan berkelanjutan tersebut. 

Jika dilihat, menurut Yusuf, saat ini pemerintah tengah mendorong beragam instrumen keuangan yang ditujukan spesifik untuk pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan. 

Baca Juga: Ganjar Janji Tuntaskan Masalah LHKPN, Transparasi Anggaran dan Jaga Independensi KPK

Tentu akan ada tantangan dalam beragam skema instrumen keuangan tersebut.

"Tantangan inilah yang kemudian perlu ditanyakan kemudian perlu didiskusikan dari masing-masing paslon bagaimana pandangan mereka dan pendekatan mereka dalam menyelesaikan tantangan tersebut," pungkas Yusuf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×