kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BI super optimistis menatap prospek ekonomi 2021, pertumbuhan 7%, rupiah 14.900/US$


Jumat, 01 Mei 2020 / 08:00 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Rahma Anjaeni, | Editor: Syamsul Azhar

Menurut perkiraan BI, nilai tukar terus melemah pada kuartal kedua tahun ini karena capital outflows yang besar akibat kepanikan pasar keuangan global sebagai reaksi terhadap merebaknya pandemi virus corona Covid-19 di seluruh dunia. 

Namun, Perry optimistis, nilai tukar rupiah akan cenderung menguat ke rerata sekitar Rp 14.900 sampai  Rp 15.300 per dollar Amerika Serikat (AS) tahun depan. 

Baca Juga: Sah, 28,3 juta debitur kredit mikro dapat subsidi bunga dan angsuran ditunda 6 bulan

"Ini seiring dengan membaiknya perekonomian global, menurunnya ketidakpastian pasar keuangan global, kepercayaan investor tetap tingginya terhadap prospek ekonomi Indonesia pada 2021 dan tingkat imbal hasil investasi (surat utang) di Indonesia yang menarik," tandasnya.

Baca Juga: Satu lagi bantuan pemerintah ke pengusaha, kali ini buat menyelamatkan buruh dari PHK

Adapun proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun depan oleh BI jauh lebih tinggi dari angka yang ditetapkan pemerintah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2021 yang hanya 4,5%-5,5%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menyebut penetapan angka itu sejalan dengan optimisme pemulihan ekonomi nasional yang akan mulai terjadi pada pengujung tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×