kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bawaslu sudah periksa PD, SBY tak perlu hadir


Senin, 07 April 2014 / 10:42 WIB
ILUSTRASI. Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan Periode 14-20 November 2022.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyatakan pemeriksaan terhadap pengurus Partai Demokrat (PD) terkait penggunaan fasilitas negara oleh Ketua Umum PD sekaligus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk kampanye telah selesai dilakukan, Sabtu (5/4). Untuk itu, SBY tidak perlu lagi menghadiri pemeriksaan tersebut.

"Daniel (Anggota Bawaslu Daniel Zuchron) mengatakan, PD sudah datang dan memberi keterangan Sabtu lalu. Jadi tidak perlu lagi hari ini pengurus PD datang lagi," ujar Anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak di Jakarta, Senin (7/4).

Ia mengatakan, bagi Bawaslu sebenarnya keterangan SBY sebagai Presiden tidak secara khusus diperlukan. Bawaslu memerlukan klarifikasi dari PD sebagai penyelenggara kampanye di Lampung pada 26 Maret 2014 lalu. Saat itu, SBY sebagai juru kampanye.

"Itu pun tidak harus ketua umum (SBY) yang datang. Yang paling utama, pengatur kampanyenya itu," kata Nelson.

Menurutnya, sebagai Presiden, SBY hanya berperan menerima fasilitas negara berupa pengamanan yang disiapkan Kementerian Sekretariat Negara. Pihaknya juga telah memeriksa pihak Setneg pada Jumat (4/4).

Pada pemeriksaan tersebut, hadir Kepala Sekretariat Presiden Nanang Juana Triadi, Sekretaris Kementerian Setneg Lambok P Natahans, dan Deputi Kepala Sekretariat Presiden Suprapto.

Sebelumnya, SBY bertolak ke Lampung setelah menggelar rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta. Di Lampung, SBY berkampanye di hadapan ribuan kader dan simpatisan PD.

Menurut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, keberangkatan dan kepulangan SBY dibiayai pemerintah meski dalam kepentingan kampanye. Belakangan Mensesneg Sudi Silalahi meralat dengan menyebut biaya ditanggung partai. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×