kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Bappenas: Empat faktor picu ketimpangan


Kamis, 10 Agustus 2017 / 21:06 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Sementara, kelompok menengah dan terbawah mulai mengalami kenaikan. Pertumbuhan pengeluaran per kapita penduduk antar pulau, kata Bambang, didominasi pulau Jawa. Sedangkan wilayah Timur Indonesia, hanya segelintir penduduk yang laju pertumbuhan pengeluarannya di atas rata-rata wilayahnya.

Menurut Bambang, dalam menangani persoalan ketimpangan yang kian kompleks, pendekatan one size fits all tidak lagi relevan untuk diterapkan. Penyesuaian pendekatan dan program harus dilakukan. Pengembangan kebijakan dan pemanfataan program-program pembangunan berbasis bukti pengetahuan dan riset yang berkualitas akan mendorong tercapainya dampak maksimal usaha penurunan ketimpangan.    

Untuk itu, kata Bambang, Bappenas bersinergi dengan Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) melalui Knowledge Sector Initiatives (KSI) serta mitra pembangunan lainnya menyelenggarakan Indonesia Development Forum (IDF).

"Diharapkan forum ini dapat menghasilkan rekomendasi dan terobosan kebijakan menuju pertumbuhan berkualitas yang lebih baik," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×