kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.533   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Awal Tahun, Pasokan BBM Tersendat


Jumat, 02 Januari 2009 / 13:58 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Baru memasuki hari ke dua di tahun baru, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersendat. Walhasil, sejak pagi tadi sejumlah SPBU di wilayah Jabodetabek banyak yang tidak beroperasi.

Mohammad Nur Adib, Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) bilang kelangkaan pasokan BBM di sejumlah SPBU yang menjadi anggotanya murni karena kesalahan sistem di Pertamina.

"Pertamina kan mulai awal tahun ini merubah sistem pemesanan dan penebusan BBM secara on line, nah sistemnya itu terganggu sehingga tidak ada delivery sejak tadi pagi," ujar Nur Adib kepada KONTAN, Jumat (2/1).

Saat ini Nur Adib bilang, dirinya mewakili asosiasi bersama sejumlah pengusaha SPBU sedang berada di Kantor Pusat Pertamina untuk meminta penjelasan.

"Akibat kegagalan sistem itu bukan hanya mengganggu pasokan di Jabodetabek, tetapi anggota Hiswana yang di Kalimantan juga telah memberitahu saya kalau mereka tidak dapat pasokan," geramnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×