kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Aturan Baru Efisiensi APBN Terbit, Wamenkeu: Efisiensi Jadi Komitmen Pemerintah


Jumat, 08 Agustus 2025 / 16:54 WIB
Aturan Baru Efisiensi APBN Terbit, Wamenkeu: Efisiensi Jadi Komitmen Pemerintah
ILUSTRASI. Wakil Menteri Keuangan menegaskan bahwa efisiensi bukan hal baru, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan seluruh lembaga pemerintah.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID–JAKARTA. Pemerintah terus mendorong efisiensi dalam pengelolaan anggaran negara. 

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa efisiensi bukan hal baru, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan seluruh lembaga pemerintah.

Hal ini disampaikannya menanggapi terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025 yang mengatur Tata Cara Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Baca Juga: Sri Mulyani Terbitkan PMK Baru, Anggaran Kementerian dan Daerah Kena Efisiensi

Dalam aturan terbaru ini, jumlah pos belanja yang dikenakan efisiensi dikurangi dari 16 menjadi 15 pos.

"Kalau efisiensi kan memang sudah menjadi keinginan kita setiap lembaga. Terus mencari efisiensi dalam anggaran. Jadi lanjut terus saja, dalam pelaksanaan, dalam perencanaan," ujar Suahasil belum lama ini saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan.

Lebih lanjut, Suahasil menyebutkan bahwa informasi lebih detail terkait implementasi PMK ini akan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Keuangan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Kemenkeu Terus Jaga Efisiensi Anggaran Pemerintah

Seperti diketahui, PMK 56/2025 menegaskan bahwa hasil efisiensi belanja akan dialihkan untuk mendukung program-program prioritas Presiden, tanpa mengganggu belanja dasar seperti operasional, pegawai, dan pelayanan publik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×