kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Sri Mulyani Tegaskan Kemenkeu Terus Jaga Efisiensi Anggaran Pemerintah


Selasa, 15 Juli 2025 / 17:52 WIB
Sri Mulyani Tegaskan Kemenkeu Terus Jaga Efisiensi Anggaran Pemerintah
Menkeu Sri Mulyani ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (15/7).


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID–JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tetap berkomitmen menjaga efisiensi anggaran pemerintah, termasuk dalam penggunaan anggaran internal di Kementerian Keuangan. 

Sri Mulyani menyebut, hal ini sejalan dengan pesan dari DPR RI yang meminta Kemenkeu tetap memberi contoh dalam pengelolaan anggaran yang hemat dan akuntabel.

“DPR tadi menyampaikan supaya kami (Kemenkeu) tetap melakukan efisiensi. Jadi saya rasa pesan yang sangat baik dari DPR agar kami tetap terus memberikan contoh efisiensi,” ujar Sri Mulyani saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Selasa (15/7).

Baca Juga: Sri Mulyani: Surat Utang Negara Dikelola Hati-Hati dan Bertanggung Jawab

Ia menekankan bahwa bahkan hingga saat ini masih terdapat pos-pos anggaran di internal Kemenkeu yang diblokir, sebagai bagian dari langkah efisiensi yang konkret.

“Sampai sekarang pun anggaran-anggaran Kemenkeu yang diblokir untuk efisiensi juga tetap tidak kita lepaskan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyatakan bahwa pelaksanaan efisiensi ini tidak hanya berlaku pada tahun berjalan, tetapi juga akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun perencanaan anggaran tahun berikutnya.

“Dan ini untuk kita jadikan sebagai bahan penyusunan 2026,” tambahnya.

Ia menyebut pemerintah akan terus menjadikan efisiensi sebagai prinsip utama dalam pengelolaan keuangan negara, tanpa mengurangi kualitas layanan dan pencapaian target pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×