kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Peradi Profesional Dideklarasikan, Usung Penguatan Etika dan Profesionalisme Advokat


Kamis, 05 Maret 2026 / 22:50 WIB
Peradi Profesional Dideklarasikan, Usung Penguatan Etika dan Profesionalisme Advokat


Reporter: TribunNews | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradi Profesional) resmi dideklarasikan di Hotel Kempinski Jakarta pada Kamis (5/3/2026). 

Organisasi profesi advokat ini hadir dengan misi memperkuat kualitas, etika, dan integritas advokat di tengah tantangan perkembangan hukum di Indonesia.

Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar menegaskan bahwa organisasi tersebut bukan dibentuk sebagai tandingan bagi organisasi advokat yang telah ada.

Menurut dia, Peradi Profesional merupakan upaya menjawab tantangan profesi advokat sekaligus memperkuat marwah profesi hukum.

Baca Juga: KUHAP Baru Dinilai Perkuat Peran Advokat dan Dorong Profesionalisme Aparat Hukum

“Peradi Profesional bukan kompetitor, tetapi jawaban atas kegelisahan kolektif untuk memastikan profesi advokat tetap bermartabat sebagai officium nobile,” kata Harris dalam deklarasi tersebut.

Harris menilai profesi advokat saat ini menghadapi tantangan serius, termasuk menurunnya kepercayaan publik akibat fragmentasi organisasi advokat serta kecenderungan menjadikan profesi sebagai alat kepentingan sesaat.

Di sisi lain, perkembangan teknologi digital juga memunculkan hubungan-hubungan hukum baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem hukum konvensional.

Menurut dia, penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru juga menuntut advokat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas etik serta tanggung jawab sosial dan konstitusional yang kuat.

Peradi Profesional didirikan oleh tiga advokat sekaligus akademisi bergelar profesor di bidang hukum, yakni Harris Arthur Hedar, Fauzie Yusuf Hasibuan, dan  Abdul Latif. 

Baca Juga: KPK Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing

Organisasi ini juga telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum RI melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0000086.AH.01.07 Tahun 2026.

“Hadirnya Peradi Profesional merupakan ikhtiar kolektif untuk mengembalikan advokat sebagai penjaga keadilan dan pengawal rasionalitas hukum,” ujar Harris.

Dalam rangkaian deklarasi tersebut, Peradi Profesional juga menggelar kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 1.250 anak yatim dan masyarakat dhuafa. Harris mengatakan kegiatan itu merupakan wujud komitmen advokat untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Doa anak yatim dan kaum dhuafa menjadi energi spiritual agar organisasi ini tetap menjaga marwah profesi,” kata Harris.

Acara deklarasi juga diisi dengan tausiah oleh Ustadz Das’ad Latif. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa kesuksesan seorang advokat tidak hanya diukur dari capaian profesional, tetapi juga dari bekal moral dan spiritual.

Ia menyebut ada tiga hal penting yang harus dijaga advokat, yaitu keberkahan nafkah, menjadikan keahlian hukum sebagai sedekah ilmu, serta menggunakan kecerdasan dan iman untuk menegakkan keadilan secara proporsional.

Baca Juga: Bupati Fadia Akui Perusahaan Keluarga Ikut Pengadaan di Pemkab Pekalongan

“Advokat harus menempatkan hukum secara tepat, bukan sekadar membela klien yang salah,” ujar Das’ad.

Deklarasi Peradi Profesional turut dihadiri anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka serta para pengurus organisasi tersebut.

Sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7800429/jawab-tantangan-nyata-dunia-hukum-peradi-profesional-resmi-dideklarasikan-di-jakarta?page=all&s=paging_new. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×