kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ajukan 26 program prioritas, anggaran Kemko Perekonomian turun Rp 4,8 miliar di 2020


Selasa, 25 Juni 2019 / 14:40 WIB
Ajukan 26 program prioritas, anggaran Kemko Perekonomian turun Rp 4,8 miliar di 2020

Reporter: Grace Olivia | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menetapkan 26 program prioritas untuk tahun 2020. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung program prioritas nasional di bidang ekonomi dalam rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 

Program-program tersebut meliputi infrastruktur dan pemerataan wilayah, peningkatan nilai tambah sektor riil, industrialisasi, dan kesempatan kerja, ketahanan pangan, air energi dan lingkungan hidup. 


“Program-program ini sejalan dengan tema besar RKP 2020 yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Pertumbuhan Berkualitas,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada Rapat Kerja bersama Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR), Selasa (25/6). 

Adapun, pagu indikatif Kemko Perekonomian untuk tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 409,35 miliar. Angka ini turun sebesar Rp 4,8 miliar dari pagu anggaran tahun 2019. 

Meski demikian, Darmin menjelaskan, program prioritas dan program reguler Kemenko Perekonomian meningkat dibandingkan tahun 2019. 
Terdapat 26 program prioritas Kemko Perekonomian, serta 40 program reguler yang terbagi ke dalam tujuh kedeputian. 

“Jadi itu tidak berarti program dan kegiatan turun, malah naik. Dan pagu indikatif ini sudah disesuaikan dengan arahan presiden untuk mendasarkan diri pada baseline atau pagu anggaran tahun 2015,” ujar Darmin. 

Tingkat penyerapan anggaran Kemko Perekonomian, lanjutnya, juga cukup baik sejak 2017. Sepanjang 2017, realisasi anggaran Kemko Perekonomian sebesar Rp 446,9 miliar atau 96,2% dari pagu. Sementara tahun 2018, serapan anggaran 96,7% atau Rp 438,6 triliun. 

Tahun ini, Darmin optimistis penyerapan anggaran Kemko Perekonomian akan lebih baik lagi, yaitu mencapai 97%. Ini lantaran tingkat penyerapan anggaran hingga 31 Mei 2019 menunjukkan realisasi yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.




TERBARU

Close [X]
×