kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Menteri PKP: Lippo Group Hibahkan 30 Ha Tanah untuk Bangun Rusun Subsidi di Meikarta


Selasa, 10 Februari 2026 / 17:44 WIB
Menteri PKP: Lippo Group Hibahkan 30 Ha Tanah untuk Bangun Rusun Subsidi di Meikarta


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) buka-bukaan bahwa pemerintah mendapatkan hibah lahan untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta dari Lippo Group selaku pengembang kawasan tersebut.

Ara menjelaskan, negara mendapatkan hibah lahan secara cuma-cuma hingga puluhan hektare (ha). Sehingga, lanjut dia, negara tak perlu menggelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kebutuhan lahan rusun subsidi di Meikarta ini.

"Kami juga sampaikan secara terbuka, tanahnya 30 hektare hibah. Jadi negara mendapatkan hibah, negara tidak mengeluarkan uang untuk tanahnya," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Target Pertumbuhan 8%, Perlu Investasi Besar, Transparansi Jadi Salah Satu Kunci

Ara mengungkapkan, pihaknya juga telah mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk berkoordinasi dengan CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani untuk memproses pembangunan rusun subsidi tersebut.

Di samping itu, Ara membeberkan, rusun subsidi Meikarta didesain dekat dengan akses pelayanan masyarakat. Mulai dari, tempat ibadah, sekolah rumah sakit hingga pasar mampu diakses penghuni rata-rata dalam waktu 10 menit.

Dia bilang, pekan lalu pihaknya telah melakukan land clearing di area tersebut dan pada tanggal 8 Maret 2026 bakal memulai pembangunan pondasi, lalu di bulan Agustus 2026 konstruksi diharapkan bisa masuk tahap pembangunan ke atas serta penyerahan kunci ditargetkan bisa dilakukan pada Agustus 2028.

"Ada tiga lokasi, masing-masing 10 hektare. Rencananya, setiap lokasi 18 tower, setiap tower 30 lantai, ada tiga model, satu kamar, dua kamar, tiga kamar. Ukurannya kira-kira 25 m, 35 m, 45 m. Jadi ini akan menjadi ekosistem yang baik bagi perumahan rakyat di kawasan itu," tandasnya.

Baca Juga: Penjualan Eceran Januari 2026 Terkontraksi Secara Bulanan, Ini Penyebabnya

Selanjutnya: Kemenhub Jamin Mudik 2026 Aman: Cek Bus di 115 Terminal!

Menarik Dibaca: UMKM Bisa Bikin QRIS Tanpa Buka Rekening Baru di iFortepay

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×