kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

ADB: Masih ada 22 juta orang yang kelaparan pada era 2016-2018


Rabu, 06 November 2019 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Children play soccer as fisherman paints his boat near breakwater at Cilincing area in Jakarta, Indonesia August 22, 2017.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Investasi yang ada juga digadang untuk bisa menciptakan lapangan kerja di sektor produktif sehingga bisa memberikan pendapatan yang lebih baik untuk masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga diimbau untuk memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan pada pasar domestik. "Sinergi antara investasi dan kebijakan ini sangat penting dan bisa menjadi peluang dan menciptakan efisiensi dalam mengatur sektor pertanian," tambah ADB.

Baca Juga: Siap-siap, tiket MotoGP Mandalika bisa dipesan mulai akhir November

Bila akhirnya Indonesia bisa menerapkan dua hal tersebut, Indonesia dinilai bisa keluar dari masalah kelaparan di tahun 2030 dan bisa benar-benar menghapus kelaparan pada tahun 2045.

Hal ini juga seiring dengan bertambahnya investasi dalam agricultural research and development (R&D), ekspansi irigasi dan efisiensi penggunaan air (WUE), dan juga pembangunan infrastruktur desa termasuk jalan, listrik, dan jalur kereta api.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×