kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tren Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Diramal Masih Bisa Berlanjut, Ini Alasannya


Selasa, 17 Oktober 2023 / 05:40 WIB
Tren Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Diramal Masih Bisa Berlanjut, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat kontainer berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (15/12/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga September 2023, neraca perdagangan barang Indonesia masih mencetak surplus.  Dengan demikian, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, terjadi surplus neraca perdagangan selama 41 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, tren surplus neraca perdagangan mungkin terjadi selama beberapa waktu ke depan. 

"Setidaknya hingga akhir tahun 2023, belum terlihat tanda-tanda kemungkinan neraca perdagangan barang berbalik defisit," tutur David kepada Kontan.co.id, Senin (16/10). 

David bilang, ini seiring dengan kinerja ekspor yang akan tetap solid. Didorong oleh normalisasi harga komoditas yang masih landai. 

Baca Juga: BPS Belum Bisa Pastikan Penurunan Impor Sebagai Tanda Pelemahan Ekonomi

Kemudian dari sisi impor, ia melihat harga barang impor juga cenderung murah, sehingga pembengkakan nilai impor belum akan terjadi. 

David pun memperkirakan, neraca perdagangan barang masih akan terjadi di sepanjang tahun 2023. Meskipun, berpotensi menyusut dari tahun 2022. 

Dari perhitungannya, surplus neraca perdagangan barang akan berada di kisaran US$ 30 miliar hingga US$ 32 miliar. 

Ini lebih rendah bila dibandingkan dengan capaian surplus neraca perdagangan barang di sepanjang tahun lalu yang mencapai US$ 54,46 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×