kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Profil & Jejak Karir Dedi Prasetyo, Mantan Wakapolri yang Jadi Kepala BRAN


Kamis, 01 Oktober 2026 / 16:25 WIB
Profil & Jejak Karir Dedi Prasetyo, Mantan Wakapolri yang Jadi Kepala BRAN
ILUSTRASI. Mari Intip profil Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) yang baru dilantik Prabowo. (SURYA/PURWANTO)


Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto melantik Komisaris Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebagai bagian dari perombakan jajaran pemerintahan.

Dedi Prasetyo sebelumnya merupakan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Perpindahan tersebut menandai babak baru dalam kariernya setelah lebih dari tiga dekade berkiprah di lingkungan Polri.

Profil Dedi Prasetyo

Dedi Prasetyo lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 26 Juli 1968. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta berbagai fungsi kepolisian.

Selain pendidikan kepolisian, Dedi menyandang sejumlah gelar akademik. Gelar doktoralnya ditempuh di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Ia juga dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang aktif dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia kepolisian.

Pada 2025, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya memberikan penghargaan Kepemimpinan Publik kepada Dedi. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan apresiasi alumni FH Universitas Brawijaya.

Riwayat Pendidikan Dedi Prasetyo

Dedi memulai pendidikan kepolisiannya di Akademi Kepolisian dan lulus pada 1990. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1999 serta Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM) pada 2005.

Latar belakang akademiknya juga mencakup bidang hukum dan ilmu lainnya, yang kemudian mendukung perjalanan kariernya di lingkungan Polri.

Awal Karier di Kepolisian

Karier Dedi dimulai di wilayah Jawa Timur. Pada 1991, ia bertugas sebagai Pamapta Polda Jawa Timur dan Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satuan Reserse Kriminal Polres Lamongan.

Masih pada tahun yang sama, ia dipercaya menjadi Kapolsek Deket. Beberapa tahun berikutnya, Dedi menjalankan sejumlah tugas di lingkungan Akpol dan Polda Metro Jaya.

Pada 1997, ia menjadi Kapolsek Serpong. Setelah itu, ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

Kariernya terus berkembang melalui berbagai penugasan, mulai dari fungsi operasional, sumber daya manusia, pendidikan, hingga reserse.

Pernah Menjabat Kapolres hingga Kapolda

Dedi Prasetyo juga memiliki pengalaman sebagai pimpinan kepolisian di daerah. Pada 2008, ia dipercaya menjadi Kapolresta Kediri, kemudian menjabat Kapolres Lumajang pada 2009.

Kariernya berlanjut di bidang sumber daya manusia Polri. Ia pernah menduduki sejumlah posisi di lingkungan Staf Sumber Daya Manusia Polri dan kemudian dipercaya menjadi Karo SDM Polda Maluku Utara serta Karo SDM Polda Kalimantan Tengah.

Pada 2017, Dedi menjabat Wakapolda Kalimantan Tengah. Setahun kemudian, ia ditugaskan sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri.

Pada 2020, Dedi dipercaya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah. Setahun kemudian, ia menduduki posisi Kepala Divisi Humas Polri.

Baca Juga: Profil Muhammad Sarmuji, Politikus Golkar yang Kini Jabat Menperin

Dari Kadiv Humas hingga Wakapolri

Setelah memimpin Divisi Humas Polri, Dedi mendapat penugasan sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia pada 2023.

Pada 2024, ia kemudian dipercaya menjadi Inspektur Pengawasan Umum Polri. Posisi tersebut menjadi salah satu jabatan strategis sebelum dirinya naik menjadi Wakapolri.

Dedi menjabat sebagai Wakapolri sejak 2025. Dalam posisi tersebut, ia antara lain terlibat dalam agenda pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Polri. Pada Juli 2026, Dedi memimpin penutupan pendidikan Taruna Akpol angkatan ke-58 di Semarang.

Pernah Mendapat Penghargaan Kepemimpinan Publik

Selama berkarier di kepolisian, Dedi menerima berbagai tanda kehormatan dan penghargaan. Di antaranya Bintang Bhayangkara Pratama, Bintang Bhayangkara Nararya, serta sejumlah Satyalancana Pengabdian.

Mengutip data dari laman Humas Polri, pada November 2025, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya memberikan penghargaan Kepemimpinan Publik kepada Dedi. Penghargaan itu diberikan atas kiprahnya sebagai alumnus dalam bidang kepemimpinan publik.

Pada 2026, Dedi juga menerima penghargaan The Visionary Leader of National Security dari Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Penghargaan tersebut dikaitkan dengan peran Dedi dalam agenda reformasi dan transformasi Polri, termasuk pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan kepolisian.

Dedi Prasetyo Kini Memimpin Badan Reforma Agraria Nasional

Setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri, Dedi Prasetyo kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Prabowo melantiknya di Istana Negara pada 1 Oktober 2026. Dengan pengalaman panjang di kepolisian, mulai dari reserse, sumber daya manusia, humas, pengawasan hingga posisi Wakapolri, Dedi kini memasuki bidang pemerintahan yang berkaitan dengan reforma agraria.

Jabatan sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional menjadi penugasan baru bagi Dedi setelah lebih dari 30 tahun menjalani karier di institusi Polri.



 

Ojol Bakal Resmi Masuk Aturan Transportasi, UU LLAJ Ditargetkan Berlaku 2027

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×