Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memasuki babak baru dalam kariernya setelah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Listyo Sigit hadir di Istana Kepresidenan Jakarta di tengah agenda pergantian sejumlah pejabat pemerintahan dan menyampaikan bahwa dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
"Saya akan dilantik menjadi KSP," kata Listyo saat diwawancara wartawan di Istana Presiden, dalam siaran di Kompas TV, Kamis 1 Oktober 2026.
Baca Juga: Jadi Anggota Kehormatan KSBSI, Kapolri Sebut Serikat Buruh Rumah Keduanya
Pernyataan tersebut disampaikan ketika proses pergantian jabatan Kapolri berlangsung. DPR telah menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit, sementara Listyo disebut akan menempati posisi Kepala Staf Kepresidenan.
Perpindahan tersebut menandai perubahan penugasan bagi Listyo Sigit yang sebelumnya memimpin institusi Polri sejak Januari 2021.
Sebelum menjadi Kapolri, ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolresta Surakarta, Kapolda Banten, Kadiv Propam Polri hingga Kabareskrim Polri.
Baca Juga: Suyudi Disetujui Jadi Kapolri, DPR Tegaskan Prabowo Hanya Usulkan Satu Nama
Profil Listyo Sigit Prabowo
Sosok Listyo Sigit Prabowo lahir di Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Berdasarkan profil resmi Divisi Humas Polri, Listyo Sigit menempuh pendidikan PTIK pada 1998, Sespim pada 2006, program S2 STIK PTIK pada 2008, serta Lemhannas pada 2017.
| Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama | Listyo Sigit Prabowo |
| Tempat, tanggal lahir | Ambon, 5 Mei 1969 |
| Pendidikan | Akpol 1991 |
| Pangkat terakhir | Jenderal Polisi |
| Jabatan sebelumnya | Kapolri |
| Jabatan baru | Kepala Staf Kepresidenan (KSP) |
| Pendidikan lain | PTIK, Sespim, S2 STIK PTIK, Lemhannas |
Baca Juga: DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Puan: Siang Ini Dilantik Prabowo
Jejak Karier Listyo Sigit Prabowo
Karier Listyo Sigit di kepolisian berlangsung melalui berbagai penugasan di wilayah dan tingkat pusat. Salah satu jabatan awal yang tercatat dalam profil resmi Polri adalah Kapolres Pati pada 2009.
Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Wakapolrestabes Semarang. Pada 2011, Listyo Sigit menjadi Kapolresta Surakarta. Setelah itu, ia masuk ke lingkungan Bareskrim Polri dan menangani bidang tindak pidana umum.
Berikut sejumlah jabatan penting yang pernah diembannya:
| Tahun | Jabatan |
|---|---|
| 2009 | Kapolres Pati |
| 2010 | Wakapolrestabes Semarang |
| 2011 | Kapolresta Surakarta |
| 2012 | Kasubdit II Dit Tipidum Bareskrim Polri |
| 2013 | Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara |
| 2014–2016 | Ajudan Presiden Joko Widodo |
| 2016 | Kapolda Banten |
| 2018 | Kadiv Propam Polri |
| 2019 | Kabareskrim Polri |
| 2021 | Kapolri |
| 2026 | Kepala Staf Kepresidenan |
Riwayat jabatan tersebut tercantum dalam profil pimpinan Polri.
Baca Juga: Prabowo Kirim Surpres Pemberhentian Listyo Sigit, Suyudi Jadi Calon Kapolri
Pernah Menjadi Ajudan Presiden Joko Widodo
Salah satu fase penting dalam perjalanan karier Listyo Sigit adalah ketika ia mendapat penugasan sebagai ajudan Presiden Joko Widodo.
Listyo Sigit menjadi ajudan Presiden pada periode 2014 hingga 2016. Setelah menyelesaikan penugasan tersebut, kariernya berlanjut dengan penunjukan sebagai Kapolda Banten pada 2016.
Pengalaman sebagai ajudan presiden kemudian menjadi salah satu bagian dari perjalanan kariernya sebelum menempati sejumlah posisi strategis di tubuh Polri.
Baca Juga: Prabowo Puji TNI-Polri: Sudah Bergerak Sebelum Saya Beri Instruksi
Menjadi Kapolda Banten hingga Kadiv Propam
Pada 2016, Listyo Sigit dipercaya menjadi Kapolda Banten. Dua tahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.
Penugasan di bidang Propam membuatnya berada pada posisi yang berkaitan dengan pengawasan internal dan penegakan disiplin anggota Polri.
Setelah itu, Listyo Sigit kembali mendapat promosi ke posisi yang lebih strategis di lingkungan Bareskrim.
Kabareskrim Polri
Pada 6 Desember 2019, Listyo Sigit mulai menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Saat menjabat Kabareskrim, salah satu perkara besar yang ditangani jajarannya adalah penangkapan Djoko Tjandra, terpidana kasus Bank Bali yang sempat menjadi buronan selama bertahun-tahun.
Profil resmi Polri juga mencatat penanganan kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung sebagai salah satu perkara besar yang ditangani Bareskrim pada masa tersebut.
Diangkat Menjadi Kapolri
Listyo Sigit kemudian diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal Kapolri pada Januari 2021 untuk menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.
Komisi III DPR melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Listyo Sigit dan menyetujui pencalonannya. Setelah melalui proses di DPR, Presiden Joko Widodo melantik Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021.
Pada saat pelantikan tersebut, Listyo Sigit juga memperoleh kenaikan pangkat menjadi Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 7/POLRI Tahun 2021.
Baca Juga: Profil Heidi O'Neill, Mantan Bos Nike yang Kini Jadi CEO Baru Lululemon
Masa Kepemimpinan sebagai Kapolri
Listyo Sigit memimpin Polri selama lebih dari lima tahun, sebelum proses pergantian Kapolri pada Oktober 2026.
Pada masa kepemimpinannya, ia beberapa kali menyampaikan agenda transformasi Polri dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dalam pelantikan sebagai Kapolri pada 2021, ia menyampaikan arah untuk membangun Polri yang tegas sekaligus humanis, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong transparansi.
Menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai Kapolri, Listyo Sigit juga masih menjalankan tugas kedinasan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, pada Kamis pagi, 1 Oktober 2026.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan
Listyo Sigit Menjadi Kepala Staf Kepresidenan
Pergantian posisi Listyo Sigit berlangsung bersamaan dengan pergantian pucuk pimpinan Polri. DPR menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit pada 1 Oktober 2026.
Pada hari yang sama, Listyo Sigit menyampaikan kepada wartawan di Istana bahwa dirinya akan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Posisi KSP sebelumnya dijabat Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. Dudung dilantik sebagai KSP pada April 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 52/P Tahun 2026.
Kantor Staf Presiden sendiri merupakan lembaga yang memiliki fungsi antara lain mendukung Presiden dalam pengendalian program prioritas, komunikasi politik dan pemerintahan, serta penyelesaian masalah strategis. Informasi mengenai tugas dan fungsi KSP tersedia melalui laman resmi lembaga tersebut.
Baca Juga: Jadi Kapolri, Prabowo Bakal Lantik Komjen Suyudi Hari Ini (1/10)
Daftar Penghargaan
Dalam perjalanan kariernya di Polri, Listyo Sigit juga tercatat menerima sejumlah tanda jasa dan penghargaan.
Di antaranya adalah Satyalancana Pengabdian VIII, Satyalancana Pengabdian XVI, Satyalancana Pengabdian XXIV, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Bintang Bhayangkara Pratama.
Selain itu, ada juga Bintang Bhayangkara Utama, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Karya Bhakti, serta sejumlah tanda jasa lainnya.
Tonton: Prabowo Usulkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Gantikan Listyo Sigit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














