kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.106   76,00   0,42%
  • IDX 5.890   16,32   0,28%
  • KOMPAS100 766   2,50   0,33%
  • LQ45 583   0,52   0,09%
  • ISSI 203   0,80   0,40%
  • IDX30 330   -0,15   -0,05%
  • IDXHIDIV20 408   -1,89   -0,46%
  • IDX80 87   0,35   0,41%
  • IDXV30 111   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 106   -0,46   -0,43%

Evy: Suap PTUN, Kaligis selalu minta dollar AS


Kamis, 17 September 2015 / 20:09 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Salah satu tersangka suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Selatan, Evy Susanti, menyatakan pengacara OC Kaligis selalu meminta dana dalam bentuk dollar Amerika Serikat (AS) sebagai bentuk pemberian suap dan fee.

Hal ini disampaikan istri Gubernur non aktif Sumatera Utara saat menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Kamis (16/9).

"Kalau untuk biaya perjalanan rupiah saja," katanya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Kamis (16/9).

Evy mengaku bila Kaligis meminta dana sebesar US$ 30.000 untuk proses PTUN Medan terkait gugatan pemrov Sumatera Utara.

Asal tahu saja, saat itu Evy Susanti menjadi penyandang dana untuk mempengaruhi hasil putusan hakim PTUN Medan terkait kasus gugatan penyelidikan korupsi dana bantuan sosial Sumatera Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×