Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Staf Khusus Wakil Presiden, Tina Talisa menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa penyerangan berupa penyiraman air keras yang menimpa Aktivis Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
“Tindakan kekerasan seperti ini tidak dapat dibenarkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi hukum, kemanusiaan, serta nilai-nilai demokrasi,” tutur Tina dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Adapun ia membeberkan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Bank Indonesia Diprediksi Mempertahankan BI-Rate di Level 4,75% Pada RDG Maret 2026
Ia menambahkan, negara berkepentingan memastikan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap warga negara ditangani secara serius dan berkeadilan.
Sejalan dengan itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming juga menyampaikan perhatian dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.
“Seraya menegaskan pentingnya memastikan keselamatan setiap warga negara serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan terbuka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Tina membeberkan, Pemerintah memastikan bahwa korban memperoleh penanganan medis dan dukungan pemulihan yang diperlukan, sekaligus terus memantau perkembangan proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
“Negara berkomitmen untuk terus memperkuat perlindungan terhadap warga negara serta memastikan bahwa ruang demokrasi tetap terjaga,” tandasnya.
Adapun Staf Khusus Wakil Presiden, Achmad Adhitya juga membeberkan, Pemerintah akan mengusut tuntas tindakan kekerasan ini dan memastikan hal serupa tidak terjadi kembali.
Baca Juga: Jamin Pasokan LPG Jelang Lebaran, Pemerintah Lakukan Impor dari Australia
“Saudara Andrie Yunus berhak mendapatkan keadilan atas tindak kekerasan yang sudah diterima. Negara akan selalu bertanggung jawab memberikan rasa adil dan ruang demokrasi kepada semua pihak,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












